Cara Anak Belajar Warna

Selaras dengan perkembangan kemampuan bicara, biasanya pada usia 2-3 tahun anak sudah mulai bisa membedakan warna walau masih sering tertukar. Inilah beberapa cara untuk memperkenalkan warna pada anak dengan benar.

Saran: “Menyanyikan lagu ‘Balonku’.” –Diana M., Jatiasih

Manfaat lain: meningkatkan kecerdasan musik dan kecerdasan kinestetik atau gerak, jika dinyanyikan sambil disertai gerakan.

Cara: bergerak mengikuti irama dan syair lagu. Jangan hanya menyanyi, perlihatkan juga warnanya agar anak mengenal warna yang dinyanyikan.

Saran: “Memainkan bola-bola dan balok warna-warni.” –Anna F. Diponegoro, Cimanggis

Manfaat lain: meningkatkan keterampilan motorik kasar dan motorik halus.

Cara: sebar bola dan balok di ruangan, minta si kecil mengumpulkan satu warna. Dengan demikian dia harus bergerak mengelilingi ruangan. Minta pula anak membuat menara atau lingkaran dari bola dan balok agar jari-jarinya terlatih.

Saran: “Mengajak anak memilih warna baju yang ingin dia pakai.” –Wiwien Prihantini, Kranggan

Manfaat lain: meningkatkan keterampilan membuat keputusan dan mengembangkan rasa percaya diri.

Cara: perlihatkan pula kantung atau kancing, untuk melatih ketelitiannya mengamati detail. 




   Komentar

  
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kamu telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
   Kirim ke Teman


 
200 karakter tersedia
** Jika sudah login, email akan terkirim dengan nama anda.
 



Home | Hamil | Bayi | Balita | Usia Sekolah (5-12) | Dunia Mama | Acara Parenting | Berlangganan | Privacy Policy & Disclaimer | Terms & Condition

2004 - 2014 Hak cipta oleh majalah Parenting
Dilarang menyalin/ mempublikasikan/meng-copy isi website tanpa seijin pihak Femina Group
Tampilan terbaik gunakan IE 7+ / Mozilla Firefox 3+