Batuk lagi, batuk lagi

Selain demam, batuk merupakan suatu kondisi yang sering membuat orangtua cemas. Pada dasarnya, batuk adalah salah satu bentuk dari mekanisme pertahanan tubuh. Ya, suatu refleks untuk membersihkan jalan napas. Nah, anak yang terkena infeksi virus, misalnya produksi lendirnya akan meningkat. Secara otomatis, ia akan batuk agar lendir di saluran napas keluar dan tertelan. Perlu dicatat, batuk bukanlah penyakit, melainkan gejala. Yang terpenting, pikirkan penyebabnya.

Batuk si kecil hilang timbul (apalagi tanpa demam), tidak terjadi perubahan nafsu makan, serta anak tetap lincah sebagaimana biasanya? Sangat mungkin, batuk anak Anda disebabkan oleh alergi.

Bagaimana cara menanganinya? Umumnya, batuk akan hilang dengan sendirinya, bila faktor pencetus alergi dihindari. Coba perhatikan kapan anak batuk. Adakah hal tertentu yang memicu batuk? Kalau batuk yang diderita bukan karena infeksi virus influeza atau selesma, ini berarti Anda bisa menghindari pecetusnya. Misalnya saja, debu, asap rokok, makanan tertentu, atau polusi.

Sementara itu, berikan anak minum lebih banyak dari biasanya. Cairan akan mengencerkan lendirnya, sehingga anak gampang membatukkan dahaknya. Bila kurang minum, lendir atau dahak akan pekat. Akibatnya, batuk akan semakin kuat dalam rangka membuang dahak.

 





Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia