Agar Bayi Tidur Nyenyak

Anda tentu tahu bahwa tidur yang cukup dan berkualitas membantu perkembangan otak bayi yang optimal. Tapi, menidurkan bayi tidak semudah membalikkan telapak tangan, kan, Ma?

Seteratur apa pun jadwal tidur yang Anda buat untuk anak, nyatanya, selalu ada saja kendala untuk membuatnya memejamkan mata. Bahkan setelah ia tertidur nyenyak, ada saja momen di mana ia tiba-tiba menangis dan menolak tidur kembali. 

Sebagian besar mama mungkin akan buru-buru memberi ASI pada anak dengan harapan ia akan tertidur lagi. Padahal, menurut para pakar, penyebab bayi yang terbangun di tengah waktu tidur malamnya ini bukan karena lapar.

Bahkan, Canadian Paediatric Society sempat merilis kajian yang menyimpulkan bahwa bayi berusia 6 hingga 12 bulan yang terbangun di tengah waktu tidur malamnya tidak perlu diberikan makan (susu atau ASI). Untuk membuat bayi tertidur kembali, Anda cukup mengusap-usap perutnya dengan lembut. Usapan pada perut bayi bisa membuat tubuhnya hangat dan nyaman, sehingga membuat mereka cepat kembali mengantuk. Boleh juga jika ditambahkan dengan senandung nina bobo yang menangkan.

Jadi, jangan buru-buru menyusui atau mengangkat bayi untuk digendong saat mereka menangis. Sekali ini, biarkan mereka menangis – sambil Anda mengusap perutnya - sampai akhirnya mereka terdiam dan tidur dengan sendirinya.

 





Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia