Let's Vacay!
Sudah punya rencana liburan akhir tahun ini? Wisata apa yang jadi pilihan keluarga Anda?
Jelajah Museum
Bermain di Pantai
Liburan di Pegunungan
Wisata Belanja
Wisata Kuliner

Balita
Pilih Vitamin Anak
Akhir-akhir ini, media massa gencar mena...
Bayi
Kok, Berkeringat Terus?
Bayi saya (4 bulan) sering sekali berker...

Kapan Gigi Susu Tumbuh?

"Berbeda dari anak sebayanya, gigi susu anak saya, yang berusia 11 bulan, belum tumbuh lengkap," kata Mama Riana, bingung. Perlukah ia makan sesuatu?

Kapan gigi terbentuk? Saat, anak masih di dalam kandungan. Namun, erupsinya (proses munculnya gigi dari gusi) berbeda antara anak satu dengan yang lain.

Bila giginya baru tumbuh di usia 11 bulan, normal kok. Anda tidak perlu khawatir. Yang pasti, tidak ada cara untuk mempercepat erupsi gigi, dan memang tidak perlu dipercepat prosesnya.

Yang justru harus diperhatikan adalah kebersihan rongga mulut. Pastikan hygiene gigi terjaga, sekalipun gigi bungsu belum tumbuh. Setelah erupsi, kesehatan gigi bungsu harus diperhatikan, karena gigi bungsu yang sehat akan menentukan kesehatan gigi dewasa anak kelak.

Apa yang harus dilakukan, agar gigi bungsu tetap sehat? Pertama, bersihkan rongga mulut dan gigi setiap habis makan. Kedua, jangan berikan susu dalam botol (dot untuk susu jangan dipakai begitu anak menjelang usia 1 tahun).

Ketiga, jangan berikan susu di malam hari saat anak tidur (di atas usia 1 tahun, susu bukan makanan utama, maksimum sehari 500 cc). Keempat, makanan jangan lembut, biarkan anak belajar mengunyah. Berikan makanan sehat seimbang (warna warni, ada merah, hijau, kuning, atau putih seperti di piramida makanan). Kelima, ke dokter gigi sejak anak memiliki gigi.

Terkadang orang tua mengaitkan erupsi gigi dengan asupan kalsium, baik dalam bentuk kalsium suplemen atau kalsium dari susu. Sebenarnya, tidak ada hubungan antara erupsi gigi dengan kalsium.

Kalsium bisa diperoleh dari makanan sehari-hari, seperti ikan, tahu, brokoli, teri, keju, yogurt, es krim, dll. Sebaiknya, segera bawa anak ke dokter gigi (idealnya ke dokter gigi anak), sehingga giginya yang rusak, bisa ditangani dengan baik.

Baca juga: 5 Cara redakan Nyeri Saat Tumbuh Gigi


   Komentar

  
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kamu telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
   Kirim ke Teman


 
200 karakter tersedia
** Jika sudah login, email akan terkirim dengan nama anda.
 



Home | Hamil | Bayi | Balita | Usia Sekolah (5-12) | Dunia Mama | Acara Parenting | Berlangganan | Privacy Policy & Disclaimer | Terms & Condition

2004 - 2014 Hak cipta oleh majalah Parenting
Dilarang menyalin/ mempublikasikan/meng-copy isi website tanpa seijin pihak Femina Group
Tampilan terbaik gunakan IE 7+ / Mozilla Firefox 3+