Tetangga suka main mata



Meski buat suami ini cuma masalah kecil, mungkin buat Anda bisa terasa sangat mengganjal. Tapi sebelum Anda ’meledak’, baca dulu deh, saran Diana Damayanti, mantan Redaktur Pelaksana Parenting berikut ini.

Jawab secara jujur ya (dalam hati saja!), Anda senang nggak, kalau ada pria ngecengin Anda? “Waah... ya senang banget. Itu kan, tandanya kita masih laku,” jawab seorang teman saya yang sudah beranak dua, ketika saya tanyakan tentang hal ini. “Apalagi kalau cowok itu ganteng dan mobilnya bagus,” tambahnya.

"Ya senanglah, Mbak," kata rekan kerja saya yang lain, tanpa mau menerangkan alasannya.
     
Intinya, bagi kita-kita yang sudah menikah, dan menjalani rutinitas kehidupan rumah tangga yang menguras waktu, pikiran dan tenaga, dan kadang terasa monoton; mendapat perhatian dari seseorang rasanya seperti menemukan oase di tengah padang-pasir. Kita bisa istirahat sejenak, minum seteguk air yang membuat badan kita segar. Setelahnya, kita akan lebih bersemangat melanjutkan perjalanan. Saya rasa begitupun para suami.
   
Jangan salah paham ya. Anda sangat berhak untuk merasa sebel banget. Bagaimanapun, yang dikecengin si tetangga adalah suami kita. Tapi, menurut saya, yang lebih penting adalah bagaimana suami berespon pada tindakan wanita itu. Kalau suami tidak peduli, ya Anda tidak harus terlalu peduli juga.
   
Supaya tidak terlalu tegang, jadikan saja hal itu sebagai bahan becandaan antara Anda dan suami, “Tuh... lihat, ’pacar’mu ngecengin kamu lagi.” Lalu, bikin tebak-tebakan, kira-kira apa yang akan dilakukan si wanita itu setelahnya. Siapa yang menebak benar, akan ditraktir oleh yang kalah.
   
Siapa tahu, acara mentraktir secangkir kopi bisa jadi saat-saat yang menyenangkan dan romantis buat Anda berdua. Dalam saat-saat seperti ini biasanya Anda dan pasangan bisa ’melihat dengan mata lebih jernih’ betapa masing-masing Anda sudah berusaha berjuang keras bersama-sama untuk membesarkan anak-anak.



   Komentar

  
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kamu telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
   Kirim ke Teman


 
200 karakter tersedia
** Jika sudah login, email akan terkirim dengan nama anda.