Efek Buruk Stres Saat Hamil

Ternyata, ada alasan penting mengapa calon mama harus terhindar dari stres berlebihan.

Dalam situs medicaldaily.com disebutkan, stres saat hamil akan meningkatkan risiko bayi Anda mengalami alergi kelak. Saat stres, janin akan menyerap hormon kortisol yang diproduksi tubuh Anda.

Studi menunjukkan bahwa bayi dengan tingkat kortisol tinggi cenderung memiliki risiko lebih besar mengidap alergi dibanding bayi dengan tingkat kortisol rendah.

Memang, sih, secara fisiologis, wanita hamil cenderung memiliki kadar kortisol tinggi yang disebabkan beberapa hal, seperti tumpukan lemak di perut, insomnia, dan tingginya kadar gula darah.

Itu sebabnya mengapa mereka disarankan menghindari stres untuk mencegah kadar kortisol yang berlebihan. Bagaimana caranya, ya? Jaga agar pikiran Anda tetap tenang dan rileks, Ma.

Hindari kecemasan yang berlebihan dengan cara menambah informasi seputar kehamilan dari buku atau bertanya pada orang-orang yang lebih berpengalaman. Intinya, jalani kehamilan ini dengan bahagia dan tanpa stres.



   Komentar

  
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kamu telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
   Kirim ke Teman


 
200 karakter tersedia
** Jika sudah login, email akan terkirim dengan nama anda.
 



Home | Hamil | Bayi | Balita | Usia Sekolah (5-12) | Dunia Mama | Acara Parenting | Berlangganan | Privacy Policy & Disclaimer | Terms & Condition

2004 - 2014 Hak cipta oleh majalah Parenting
Dilarang menyalin/ mempublikasikan/meng-copy isi website tanpa seijin pihak Femina Group
Tampilan terbaik gunakan IE 7+ / Mozilla Firefox 3+