Tanam dan Panen Sendiri Jamur Tiram

Jakarta dan kota-kota di sekelilingnya telah menjadi concrete jungle, dimana hanya ada bangunan rumah dan pusat perbelanjaan sejauh mata memandang. Ya, saat ini konversi lahan dari produktif menjadi non produktif sudah dalam tingkat yang mengkhawatirkan, yaitu 30 persen per tahun.

Padahal, semua orang butuh bahan pangan untuk makan. Aktivitas urban farming pun muncul sebagai alternatif. Salah satu pelakunya adalah Growbox.

Berbeda dengan kegiatan urban farming pada umumnya yang bercocoktanam di lahan-lahan sempit atau halaman rumah, Growbox mengajak Anda untuk bercocoktanam dan memanen bahan pangan Anda dari mana saja, bahkan bisa di dalam kamar Anda.

“Sebagai generasi muda, kami harus mendukung pertanian Indonesia dengan cara yang dapat menunjukkan dan memperluas potensi tak terbatas dari sektor ini di masa depan,” ujar Ronaldiaz Hartantyo atau Aldi, Business Development (CEO) Growbox.

Dari sekian banyak jenis bahan pangan, Growbox memilih untuk membudidayakan jamur tiram secara organik dalam kemasan kotak kardus berbentuk kubus berukuran sisi 15 cm.

Jamur tiram dipilih karena sifatnya adaptif di berbagai ekosistem. Perawatannya pun sangat mudah dan bentuknya menarik. Jamur tiram juga dinobatkan The Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) sebagai superfood yang memiliki gizi lengkap.

Menggunakan media tanam limbah serbuk kayu tanpa bahan kimia buatan, hinggat saat ini Growbox memberdayakan tiga petani lokal jamur yang sudah sesuai standar higienitas dan sistem produksi.

“Kami memberi memberi mereka benih jamur tiram secara gratis dan kami beli kembali produknya dari mereka. Jadi, sama-sama menguntungkan,” jelas Annisa Wibi, Finance and Marketing Director Growbox.
      
     Bandung:
     Siete Café
     Jl. Sumur Bandung no. 20
     Jakarta:
     THE GOODS DEPT
     Mal Pacific Place, lantai 1
     Pondok Indah Mall 2, lantai 3
     Lotte Shopping Avenue, lantai 1

 





Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia