Anak Malas Belajar, Perlukah Cari Bantuan?

Perlu tidaknya bantuan profesional tergantung dari persepsi orang tua mengenai berat atau tidaknya masalah motivasi belajar pada anak.

Ari Ahmadi, psikolog dari Essa Consulting, bercerita, ada orang tua yang membawa anaknya bertemu psikolog karena dilaporkan kurang konsentrasi di kelas. Setelah melakukan asesmen, ia menemukan bahwa masalah si anak ternyata tidak serius.

Hanya ada kebutuhan belajar yang tidak terpenuhi. Di sisi lain, ada pula anak yang jelas-jelas memiliki masalah belajar yang lebih serius, tetapi tidak dibawa ke tenaga profesional terkait. “Persepsi orang tua berhubungan erat dengan pengetahuan. Orang tua harus rajin menambah pengetahuan mengenai anak. Misalnya dengan ikut seminar atau lokakarya.”

Ada dua pilihan tenaga profesional yang dapat dituju orang tua untuk membantu anak menemukan kembali motivasinya.

Pedagog/ahli pendidikan: Seorang pedagog akan membantu untuk mengajarkan keterampilan dasar belajar pada anak. Misalnya, menulis, berhitung, dan membaca.

Psikolog: Seorang psikolog akan berusaha mencari penyebab rendahnya minat anak dari sisi psikologis. Ia akan mencari tahu pengalaman yang kurang menyenangkan yang mungkin dialami anak. Psikolog juga akan memberi saran-saran yang harus dilaksanakan oleh orang tua dan guru, sebagai pendamping utama anak di rumah dan sekolah.

 





Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia