Cara Latih Anak Menulis

Salah satu perjuangan anak-anak di usia awal sekolah, sekitar 6 tahun ke atas, (khususnya anak laki-laki!) adalah mengasah kemampuan menulis agar tulisannya bagus dan jelas terbaca.

Manfaatnya kelak, anak yang bisa menulis dengan baik akan lebih mudah mengekspresikan pikirannya dalam bentuk tulisan, kata Jan Olsen, penemu program Handwriting Without Tears. Untuk berlatih:

- Ajarkan cara menggenggam pensil yang benar. Periksa telunjuk dan jari tengahnya.  Kedua jari tersebut harus membentuk lingkaran terbuka dan pensil bersandar di jari tengah. Juga, pergelangan tangan harus lurus (tidak membengkok seperti yang dilakukan anak kidal). Catatan: Pensil yang tidak terlalu panjang dan agak bulat lebih mudah digenggam pemula ketimbang pensil yang kurus dan agak panjang.


- Dorong anak untuk menulis huruf dari atas ke bawah. Hasilnya akan lebih rapi daripada kalau menggoreskan pensil dari bawah ke atas. Garis vertikal dan horizontal akan lebih mudah dibuatnya daripada garis melengkung atau diagonal. Jadi, huruf besar, seperti E, F, dan T, akan lebih mudah ditulis dibandingkan A atau C. Latihlah anak untuk menuliskan huruf-huruf itu secara bergantian.


- Lakukan dengan cara menyenangkan.  Sesekali, ajaklah anak untuk menuliskan namanya di atas kertas warna-warni, atau mengarang sebuah cerita. Krayon yang berwarna-warni juga akan membuatnya lebih antusias.


Baca juga: Agar Anak Cepat Memahami Bacaan

 





Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia