Let's Vacay!
Sudah punya rencana liburan akhir tahun ini? Wisata apa yang jadi pilihan keluarga Anda?
Jelajah Museum
Bermain di Pantai
Liburan di Pegunungan
Wisata Belanja
Wisata Kuliner

Balita
Pilih Vitamin Anak
Akhir-akhir ini, media massa gencar mena...
Bayi
Kok, Berkeringat Terus?
Bayi saya (4 bulan) sering sekali berker...

Ciri-ciri Metode Sekolah Montessori

Metode Montessori didasarkan pada sebuah pendekatan yang ditemukan oleh Maria Montessori, dokter dan pendidik asal Italia.

Menurut Maria, anak-anak akan mengalami suatu masa yang disebut masa peka, yaitu masa di mana anak mencapai kematangan tertentu. Hal ini sangat penting, sebab menjadi modal anak untuk belajar.  

Ciri khas sekolah:
• Menekankan pada kemandirian, kebebasan dengan batasan tertentu, dan menghargai perkembangan anak sebagai individu yang unik.

• Mencampur anak usia 2 ½ tahun sampai 6 tahun dalam satu kelas, sebab anak-anak kecil akan belajar dari anak-anak yang lebih besar.  

• Murid boleh memilih kegiatannya sendiri, yang sudah dirancang untuk rentang usianya.

• Guru tidak memberi instruksi, melainkan akan menjelaskan sesuatu ketika ditanya anak.  

• Menyediakan keteraturan, yaitu belajar dan istirahat pada waktu yang sudah tetap.

• Anak-anak diajarkan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan suasana kerja sama dengan teman-teman mereka.

• Menyediakan bahan atau materi belajar yang dibutuhkan anak pada setiap tahap perkembangannya.

• Lingkungan belajar yang memfasilitasi gerakan fisik yang dibutuhkan anak. Misalnya, bahan pelajaran diletakkan di rak, mulai dari yang paling bawah sampai atas.

Jadi, anak akan berjongkok saat mengambil peralatan di rak paling bawah, dan berdiri ketika mengambil peralatan di rak bagian atas. Kegiatan fisik berdiri-jongkok ini penting untuk kelenturan dan koordinasi tubuh. Selain itu, disediakan peralatan bermain, seperti prosotan.

• Seluruh fasilitas, seperti kamar kecil, wastaffel, kitchen zinc, tombol lampu (saklar), dan rak untuk menyimpan bahan pelajaran, dibuat sesuai ukuran anak-anak untuk memudahkannya membangun kemandirian.
 
Kelebihan:
• Masa peka anak mendapat rangsangan yang maksimal.

• Metode mengajar yang non tutorial akan memudahkan anak untuk menyerap informasi.

Kekurangan:
Metode ini tidak digunakan di sekolah umum, sehingga anak-anak yang akan melanjutkan ke sekolah umum butuh usaha keras untuk beradaptasi.

Karakteristik anak yang pas:
Anak-anak dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik cocok dengan metode ini.

Beberapa pilihan sekolah:
Jakarta Montessori School (Toddler, Preschool, and Primary School)
Jl. Durian No. 10, Jagakarsa, Jakarta Selatan
Telp.: 021-7272162
Website: www.jakartamontessori.com

Indonesia Montessori School (Preschool)
Jl. Utan Kayu No. 20, Jakarta Timur
Telp.: 021-8583906
Jl. Pondok Gading Utama Blok B No. 83, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Telp.: 021-92616269
Website: www.indomontessori.com
 
 Kinderworld Montessori (Preschool)
Jl. Pulo Kelor blok A5 No. 5, Taman Permata Buana, Jakarta Barat
Telp.: 021-58301971
Website: www.kinderworldmontessori.com

Taman Kanak-kanak Montessori Bali
Jl. Oberoi No. 66X, Kerobokan, Bali
Telp.: 0361-730028
Website: www.childrenofbali.org

Baca juga: Keuntungan Anak Belajar di Sekolah Alam



   Komentar

  
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kamu telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
   Kirim ke Teman


 
200 karakter tersedia
** Jika sudah login, email akan terkirim dengan nama anda.
 



Home | Hamil | Bayi | Balita | Usia Sekolah (5-12) | Dunia Mama | Acara Parenting | Berlangganan | Privacy Policy & Disclaimer | Terms & Condition

2004 - 2014 Hak cipta oleh majalah Parenting
Dilarang menyalin/ mempublikasikan/meng-copy isi website tanpa seijin pihak Femina Group
Tampilan terbaik gunakan IE 7+ / Mozilla Firefox 3+