Interaksi Anak Saat Istirahat Sekolah

Di Indonesia, manfaat jam istirahat sekolah juga sangat disadari, baik oleh orangtua murid maupun guru. “Waktu istirahat sekolah memang amat ditunggu-tunggu oleh para murid. Kelihatan sekali lho, mereka senang sekali begitu jam istirahat tiba. Apalagi, di sekolah, ada banyak teman-temannya. Pasti mereka ingin main, sekaligus mengistirahatkan otaknya,” ujar Virgin Juliana, seorang guru SD di Jakarta. Apalagi, menurutnya, sistem belajar dengan berbagai mata pelajaran yang 'ditumpuk' dalam satu hari sekolah lumayan berat bagi anak-anak. 


“Berdasarkan pengalaman saya, biasanya murid-murid kelas 1 sampai kelas 4 SD masih cepat bosan dan susah disuruh konsentrasi belajar dalam waktu lama. Apalagi, murid kelas 1 dan 2. Setelah  1,5 jam di kelas, mereka mulai terlihat gelisah dan ingin keluar main. Jadi, sebaiknya memang ada break,” lanjutnya.


Ternyata, jam istirahat ternyata juga dibutuhkan oleh para guru lho. Menurut Virgin, saat murid-murid menikmati jam istirahat, para guru bisa break dan mengerjakan hal-hal lain, seperti mengisi buku penghubung (kalau ada catatan-catatan dari guru yang perlu diketahui orangtua murid!).


Juga, guru akan mempersiapkan materi untuk mengajar di kelas berikutnya atau mengobrol dengan sesama guru. “Misalnya, setelah jam istirahat, saya akan mengajar kelas 4. Biasanya, saya bertanya pada guru yang baru selesai mengajar di kelas 4 seputar bagaimana suasana kelas dan ada kejadian apa saja di kelas, sehingga saya bisa siap-siap menyesuaikan diri dengan situasi kelas dan mood para murid,” katanya.


Apa lagi? Pencegahan masalah pun bisa dilakukan guru dengan mengamati interaksi dan pergaulan antar siswa selama jam istirahat. “Kalau guru agak jeli, biasanya ia akan mengamati interaksi antar murid sambil mengawasi murid-murid bermain. Kalau ada masalah, guru bisa langsung membantu. Atau, misalnya nih, jika ada yang cenderung berperilaku bullying, bisa segera ditangani. Jadi, anak tersebut tidak meneruskan perilakunya,” katanya lagi. 



   Komentar

  
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kamu telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
 
   Kirim ke Teman


 
200 karakter tersedia
** Jika sudah login, email akan terkirim dengan nama anda.
 



Home | Hamil | Bayi | Balita | Usia Sekolah (5-12) | Dunia Mama | Acara Parenting | Berlangganan | Privacy Policy & Disclaimer | Terms & Condition

2004 - 2014 Hak cipta oleh majalah Parenting
Dilarang menyalin/ mempublikasikan/meng-copy isi website tanpa seijin pihak Femina Group
Tampilan terbaik gunakan IE 7+ / Mozilla Firefox 3+