4 Hal Yang Harus Papa Lakukan Bila Si Kecil Menangis


Memberikan pelukan pada anak tidak mengenal usia, karena kehangatan orang tua dapat dirasakan sejak bayi hingga anak beranjak dewasa.

Menurut psikolog Melly Puspita Sari, S.Psi., MT, NLP, pelukan yang penuh kelembutan merupakan salah satu cara untuk membantu menyelesaikan masalah karena manusia membutuhkan sentuhan fisik. Pelukan memiliki dampak yang luar biasa dalam memberi ketenangan dan perasaan disayang.
 
Penulis buku The Miracle of Hug ini juga menyarankan bukan hanya saat anak menangis saja, berikan pelukan pada anak minimal 8 kali sehari untuk memberikan energi positif sehingga anak bisa beraktivitas dan mengoptimalkan potensinya. 

Lakukan Ini Bila Si Kecil Menangis Ya, Pa!

1. Berikan pelukan hangat sehingga si kecil merasa nyaman. Seperti saat bayi, skin-to-skin contact tetap dapat menenangkan perasaannya.

2. Gendong si kecil, dekap, dan ayun secara perlahan. Lakukan sambil menyanyikan lagu kesayangannya. Walaupun si kecil sudah bukan bayi lagi, suara ayah yang lembut secara otomatis dapat membuatnya jauh lebih tenang.

3. Perdengarkan white noise atau bunyi yang dapat menghentikan tangisan si kecil sama seperti waktu ia masih bayi. Ketika bayi masih berada di dalam rahim, ia dikelilingi oleh cairan ketuban. Suara-suara yang ada di luar rahim, terdengar  mirip dengan white noise. Lakukan shushing, yaitu membuat suara ‘Sus… sus… sus’ di telinga si kecil sama seperti waktu bayi dulu karena cara ini tetap masih ampuh. Shushing adalah salah satu cara untuk menenangkan tangisan bayi yang direkomendasikan oleh dokter anak dan parenting expert, Dr. Harvey Karp, MD.

4. Alihkan perhatiannya, misalnya dengan cara menunjuk sesuatu yang menarik dan berceritalah perlahan tentang hal yang menarik tersebut. Setelah si kecil sudah tenang, ajak bicara apa yang membuatnya menangis, dan dengarkan keluhannya.

 

(YENNY GLENNY)
FOTO: PIXABAY

 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia