5 Kiat Sukses Toilet Training Balita

 

 

Mengajari si kecil menggunakan toilet sejak dini sangatlah penting, selain melatih anak mandiri juga akan memudahkan Anda bila anak sudah terbiasa ke kamar kecil sendiri.

Berikut ini adalah 5 hal yang perlu Anda perhatikan, agar si kecil bisa lulus toilet training dengan sukses:


1. Pastikan balita siap. Umumnya balita bisa diajak toilet training sejak usia 18 bulan setelah otot-ototnya mulai dapat mengontrol kandung kemih. juga ditandai dengan kesiapan emosi, fisik, dan psikologis.

Baca juga:
6 Tanda Anak Siap Toilet Training


2. Biasakan kegiatan kamar mandi. Mulai kenalkan dan biasakan ia BAK dan BAB di potty seat. Ajari juga istilah sederhana,  misalnya pipis untuk BAK dan pup untuk BAB. Ajak ia ketika Anda menggunakan toilet supaya ia makin paham perlunya toilet.

Baca juga: 4 Hal Ini Bisa Latih Anak Gunakan Toilet


3. Atur jadwal. Mengatur asupan cairan dan makanan ke tubuh balita perlu untuk mengatur interval ke kamar mandi. Amati jadwal siklus BAK dan BAB-nya, misalnya ia biasa pup sekitar jam 9 pagi dan pipis 1 jam sekali. Siklus ini memudahkan Anda mengajaknya menyalurkan dorongan BAK dan BAB pada waktunya.

Baca juga:
3 Masalah saat Anak Belajar Toilet Training


4. Pakai cara seru. Munculkan kreativitas Anda untuk mengajak si kecil melakukan potty training agar lebih seru, misalnya dengan memasang papan target untuk balita menempel stiker tanda berhasil memakai toilet dengan benar. Atau menempatkan boneka kesayangannya sebagai teman ketika BAK atau BAB.

Baca juga:
4 Metode Alternatif Toilet Training yang Menyenangkan Bagi Balita


5. Beri pujian. Rayakan bila ia berhasil melakukan BAK dan BAB dengan benar. Hadiahi dengan pujian. Kalau pun terjadi ‘kecelakaan’ hindari untuk menghukumnya, katakan saja Anda tidak suka. Wajah marah dan kecewa Anda hanya akan membuatnya takut dan malah lebih sering tidak mau mengatakan bahwa ia ingin BAK atau BAB.

Baca juga:
Jangan Lakukan Ini Saat Toilet Training

Foto dok. 123RF


Topic

#ToiletTraining

 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia