8 Seafood yang Aman untuk Anak



Banyak yang bilang, seafood atau makanan laut bikin alergi. Padahal, sebenarnya, seafood memiliki banyak manfaat untuk keluarga, dan juga tumbuh kembang anak. Yang perlu diperhatikan adalah pengenalan makanan ini agar alergi tidak muncul. Menurut beberapa ahli, pengenalan seafood sebaiknya diberikan setelah fungsi kekebalan dan organ lainnya pada balita sudah berfungsi dengan baik. Kematangan organ anak biasanya dicapai pada usia 1 tahun.

Kenalkan seafood dengan jumlah kecil untuk melihat respons tubuh anak. Bila tak ada alergi, ulangi pada hari berikutnya. Reaksi alergi biasanya timbul bukan pada paparan pertama, namun pada paparan atau konsumsi berikutnya. Namun, Anda perlu lebih berhati-hati, jika Anda atau pasangan memiliki riwayat alergi atau asma. Jika pada keluarga ada riwayat asma, sebaiknya diberikan saat anak sudah cukup besar. Reaksi yang timbul setelahnya sebaiknya dipantau dan dikonsultasikan ke dokter.

Namun, berapakah porsi seafood yang pas untuk diberikan kepada balita? Karena seafood adalah sumber protein, maka jumlah yang diberikan kepada balita mengikuti jumlah AKG protein bagi balita yang dianjurkan sesuai dengan kelompok umur. Perhitungannya dapat menggunakan kandungan protein dari setiap porsi seafood yang ada. Misalnya, dalam 1 porsi udang sebanyak 5 ekor ukuran sedang,  terkandung 7 gram protein dan 2 gram lemak.  Bila kebutuhannya adalah 15 gram protein/hari, maka anak tersebut boleh makan 2 porsi. Meski demikian, variasi jenis makanan sangat dianjurkan sehingga pemenuhan protein sebaiknya tidak berasal dari satu jenis makanan saja.

Yang perlu Anda perhatikan, sebaiknya berikan anak seafood yang segar, bukan seafood kemasan. Kenapa? Pada dasarnya makanan kemasan menggunakan aditif makanan tertentu untuk mempertahankan umur pangan dan cita rasa. Terkadang, ada beberapa aditif yang dapat memicu alergi, sehingga makanan dalam kemasan harus diberikan secara hati-hati. Zat aditif yang ditambahkan dalam industri pangan selalu menggunakan ketentuan batas yang diizinkan. Namun, jumlah yang digunakan seringkali mengikuti ketentuan untuk konsumen dewasa. Jika ingin memberikan makanan dalam kemasan untuk anak, sebaiknya pilih yang sesuai atau memang diproduksi untuk anak.

Klik halaman selanjutnya untuk mengetahui beberapa seafood yang kerap diberikan kepada anak.

Baca juga: Tip Pilih Seafood Segar

 

 

Edisi Terbaru

Love to learn

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia