Aman Pelihara Anjing

Hewan peliharaan seperti anjing mengajarkan banyak hal pada anak Anda. Tapi jangan sampai anak justru mendapat masalah. Ini tip agar aman pelihara anjing.

    Ajari anak Anda jadi ‘pohon’ – berdiri dengan kedua tangan di samping dan membiarkan anjing yang tak dikenal mengendus-endusnya. Jelaskan, kalau ia lari, bisa jadi anjing itu mengira ia mengajaknya bermain sehingga mengejarnya. Katakan padanya untuk melengkung seperti bola untuk melindungi wajah dan tangannya ketika diserang hingga jatuh.

    Daftarkan anjing Anda ke kelas kepatuhan (Anda bisa melakukannya begitu anjing berusia 12 minggu), agar ia belajar untuk tidak menyerang orang dan mengikuti perintah sederhana. Ini membantu anjing dalam keadaan terkendali di dekat anak-anak.

    Bila perlu, gunakan pagar bayi
    untuk menjaga anjing agak jauh dari si kecil. Kurungan, yang merupakan tempat yang aman bagi anjing dan pelindung bagi  anak Anda, bisa jadi ide yang sip.

    Ajarkan anak untuk menghindari
    anjing yang menggeram, memamerkan giginya, atau siap menerkam.

    Ajarkan anak untuk tidak menatap
    mata anjing, karena bisa membuat anjing justru membencinya.

    Tunjukkan anak cara mengelus
    punggung dan samping tubuh anjing, ketimbang langsung meraih kepalanya.

    Jangan pernah bermain rebut-rebutan
    atau bergulat dengan anjing; bermain kasar bisa memicu anjing untuk menggigit.

    Untuk menghindari penyakit
    yang disebabkan parasit: Membuang kotoran anjing jadi ‘urusan’ orang dewasa, dan bawa anjing Anda untuk pemeriksaan rutin di dokter hewan. 


                   

                  Follow Us

                  Instagram Newsfeed

                  @parentingindonesia