Aplikasi Ini Bantu Atasi Masalah Anak Terlambat Bicara


Keterampilan berbicara merupakan salah satu hal penting yang perlu dimiliki anak. Melalui proses berbicara, anak menyampaikan pesan menggunakan bahasa lisan agar keinginan dan kemauannya dimengerti oleh orang lain. Namun, bagaimana jika anak mengalami masalah keterlambatan bicara? Misalnya, pada anak dengan autisme dan yang berkebutuhan khusus lain.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 1 dari 160 anak-anak mengidap autisme, dan sebanyak 1 dari 20 di antara mereka memiliki tantangan integrasi sensorik. Selain itu, kurangnya terapis dan tenaga profesional spesialis, serta mahalnya biaya pengobatan, menjadi kendala bagi keluarga dengan anak-anak berkebutuhan khusus.

Menjawab kebutuhan para orang tua dalam mendidik anak yang memiliki masalah keterlambatan berbicara, Spokle Group - perusahaan jasa kesehatan asal Australia - meluncurkan aplikasi perangkat seluler terbarunya bernama Spokle. Aplikasi yang dikembangkan oleh para ahli bahasa dan terapi wicara dari Australia dan Selandia Baru ini bertujuan membantu para keluarga dengan anak berkebutuhan khusus untuk merangsang dan meningkatkan kemampuan komunikasi mereka.

Elisabeth Yunarko, pendiri Spokle, mengatakan bahwa luasnya kepulauan Indonesia yang terdiri lebih dari 18.000 pulau, merupakan tantangan terbesar bagi banyak orang tua dan keluarga tersebut untuk mendapatkan akses pengobatan secara rutin. “Oleh karenanya, kami berinisiatif menggabungkan peranan teknologi perangkat seluler yang telah tersedia untuk membawa pengetahuan dan keahlian para profesional lebih dekat kepada mereka,” terang Elisabeth, dalam jumpa persnya di Jakarta pertangahan Maret lalu.

Saat ini Spokle sudah tersedia di Google Play Store, dan sebentar lagi, di App Store. Dengan membayar sekitar Rp250.000 per bulan, Anda akan mendapatkan berbagai keuntungan, seperti menjadi member, mendapatkan diskon untuk event serta prioritas booking, akses tanpa batas, konten dan update tidak perlu membeli lagi. Berbagai program ada dalam Spokle, yang mencakup pengembangan keterampilan komunikasi anak, integrasi sensorik, penanganan perilaku, hingga 300 pilihan konten video. Anak-anak mulai dari usia 12 bulan ke atas pun bisa menggunakan Spokle. Selain itu, Anda dapat belajar face to face dengan berbagai orang dari seluruh dunia, meski saat ini hanya tersedia dua pilihan bahasa, yaitu Inggris dan Indonesia.
 
Metode yang diberikan dalam aplikasi ini yaitu dengan cara melakukan pendekatan terhadap perkembangan anak, sehingga dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun pada anak. Andrew Kendrick, terapis dengan sertifikasi internasional LSLS Cert. AVT, sekaligus pimpinan terapis Spokle, menuturkan bahwa aplikasi ini dirancang khusus oleh para profesional untuk mendorong setiap anggota keluarga terlibat langsung, melalui pendekatan dan strategi komunikasi dengan anak berkebutuhan khusus. (Desy Septiyani)

Foto: Dok. Pixabay

Baca juga: Cermati Ini pada Perkembangan Bicara Anak

 

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia