Atasi Anak Susah Tidur

Anak Anda sulit untuk tidur? Menurut Roslina Verauli, MPsi, seorang psikolog anak, hal ini dapat disebabkan oleh:

Adanya perbedaan individual dalam pola dan proses tidur pada setiap anak. Ada yang mudah tidur dan dapat tidur dengan panjang, ada yang sebentar-sebentar terbangun dan gelisah, dan ada pula yang butuh distimulasi berlebihan agar bisa tertidur.

Kebiasaan ini bisa ditentukan oleh faktor keturunan. Jadi, coba tanyakan pada orang tua atau mertua, bagaimana dulu kebiasaan tidur Anda atau suami sewaktu kecil. Siapa tahu, trik mereka menidurkan Anda dulu bisa digunakan untuk menidurkan anak.

Untuk mengatasi anak susah tidur, Mama bisa lakukan beberapa hal ini:

  • Ajarkan perbedaan siang dan malam. Jika siang hari, buka jendela kamar lebar-lebar supaya sinar matahari bisa masuk, ajak bercakap-cakap dan bermain. Sebaliknya ketika waktu tidur malam tiba, matikan lampu dan TV, kecilkan suara radio atau CD player, usahakan pula tak terlalu banyak mengajaknya mengobrol.
  • Tentukan jam tidur yang konsisten. Jika selalu tidur pada jam yang sama, lama-lama dia akan secara otomatis mengantuk pada jam tersebut. Bangunkan dia di pagi hari dan atur waktu tidur siangnya, supaya sedapat mungkin pada jam yang sama.
  • Pastikan badannya sudah hangat dan bersih, begitu pula tempat tidurnya. Atur pula suhu kamar, jangan terlalu panas atau terlalu dingin.
  • Ciptakan ritual tidur. Misalnya, mulai jam delapan malam Anda sudah mengajaknya bercakap-cakap di kamar tidur, lalu menyanyikan beberapa lagu anak-anak, mengganti baju dan popoknya, menyelimuti, dan menidurkannya.
  • Pura-pura ngantuk dan rebahan di sampingnya. Lama-lama ia akan ikut tertidur.

Selain itu, Dr. Endah Citraresmi, SpA, dokter anak, punya saran untuk orang tua yang memiliki anak yang sering susah tidur. “Jangan berjalan jingkat atau sengaja memelankan suara di sekitar bayi yang sedang tidur. Ia harus belajar tidur di tengah keramaian yang sewajarnya.”