Cegah Penularan Virus Influenza

Seperti juga batuk pilek, anak-anak usia sekolah paling sering tertular penyakit flu atau influenza. Meski terbilang umum diderita penduduk daerah tropis, penyakit ini bisa amat mengganggu proses belajar di sekolah serta aktivitas anak yang lain. Penyebab penyakit ini adalah virus influenza A dan B, yang timbul dalam bentuk epidemi tahunan dan terdapat sejumlah besar variasinya, serta virus C yang menyebabkan infeksi flu ringan yang bersifat sporadik.

Gejala: Sakit kepala dan demam yang sering disertai menggigil, lemah, nyeri pada seluruh tubuh, dan batuk kering. Selebihnya, gejala mirip dengan penyakit batuk-pilek. Mungkin juga timbul rasa mual, muntah, serta peradangan pada selaput mata.

Cara penularan: Virus influenza bisa berpindah melalui udara (percikan air liur ketika bersin atau batuk) dan melalui benda-benda yang terkena percikan air liur tadi. 

Cara merawatnya: Banyak minum, istirahat, dan makan makanan bergizi tinggi. Untuk meredakan demam dan nyeri, berikan parasetamol atau ibuprofen. Pemberian obat penekan batuk dan pelega napas diragukan efektivitasnya pada anak-anak. Obat antivirus mungkin diberikan untuk anak yang menderita gejala parah atau berisiko tinggi terhadap komplikasi.

Pencegahan: Jaga stamina dengan cukup istirahat dan asupan makan, serta hindari kontak dengan penderita influenza. Jika perlu dan dianjurkan dokter, berikan vaksin flu pada anak. Pemberiannya diulang setiap tahun. 


 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia