Mudah Menyapih Balita



Setelah dua tahun mendapatkan ASI, kini sudah waktunya balita disapih. Proses ini kerap tidak mulus, berikut beberapa trik menyapih balita:

  • Kurangi frekuensi menyusui.
    Cara ini biasanya akan menurunkan produksi ASI. Jika ASI tinggal sedikit, umumnya bayi pun tidak mau menyusu lagi, karena rasanya juga sudah tidak seenak biasanya
  • Tidur terpisah
    Balita mau tidak mau belajar menahan diri untuk tidak menyusu di malam hari. Dalam hal ini perlu kerjasama ayah seperti menemani tidur, agar bayi tidak rewel ketika pisah dengan ibunya
  • Siapkan makanan atau minuman pengganti
    Ketika bayi haus dan minta disusui, alihkan dengan memberi minuman dan/atau makanan pengganti yang disukainya. Di malam hari, siapkan dulu minuman pengganti di sisi tempat tidurnya.
  • Ajak bicara
    Sekalipun masih kecil, sedikit-sedikit bayi bisa mengerti maksud kita, asalkan dijelaskan dengan bahasa sederhana dan lemah lembut
  • Teguhkan hati
    Jika niat sudah bulat, jangan luluh oleh rengekan bayi yang terus minta ASI lagi. Anda mesti disiplin. Jangan sampai hari pertama dan kedua berhasil, di hari ketiga Anda menyerah tidak tega dan program penyapihan pun gagal. Tunjukkan pada bayi, sekalipun tidak lagi mendapat ASI, tapi ia masih tetap mendapatkan kasih sayang yang besar dari ayah dan bundanya.

Namun, cari waktu yang pas untuk menyapih. Jangan sapih ketika balita dalam keadaan kurang sehat. Saat bayi masih butuh menyusu sebagai rasa aman. Tunggu dulu sampai ia sembuh. (WIT)


Foto: Pixabay


Baca juga:
Setelah Menyapih Anak Susah Tidur
Lima Tip Efektif Menyapih Anak
Menyapih Anak Bebas Stres


 

 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia