Pelapis Gigi Penghalau Karies Pada Anak


Kesehatan gigi anak patut dijaga sejak dini, karena gigi yang bermasalah dapat menjadi pemicu banyak masalah kesehatan lain.“Banyak gangguan kesehatan yang dapat terjadi, jika anak menderita karies gigi sejak kecil, mulai dari pola makan yang terganggu, pertumbuhan terganggu, berisiko terjadi gangguan lambung karena anak malas mengunyah, sampai yang fatal dapat menyebabkan gangguan pada jantung, bila bakteri penyebab karies sampai masuk ke jantung,” ujar drg. Udjianto Tedjosasongko, Sp KGA (K), Ph D., Ketua IDGAI Pusat, dalam diskusi media di Jakarta beberapa waktu lalu.

Kini, ada solusi baru untuk mencegah karies gigi pada anak, yakni dengan mengaplikasikan pelapis gigi yang mengandung sodium fluoride, yang menutup pori-pori (tubulus dentin) pada email gigi, dan tri-calcium phosphate untuk mengembalikan mineral gigi maupun memaksimalkan penyerapan fluoride pada gigi sehingga ia tahan terhadap risiko karies gigi. Pelapis gigi yang diaplikasikan pada gigi yang telah dibersihkan itu dipercaya dapat merawat gigi hingga 6 bulan ke depan, atau saat kontrol berkala ke dokter gigi. Tentunya dengan syarat dan kondisi tertentu, yaitu proses pelapisan berlangsung sempurna dan selama jangka waktu tertentu anak tidak makan makanan yang keras dan lengket, maupun minum minuman bersoda.

Kabar baiknya, formula pelapis gigi terbaru ini sudah bisa diaplikasikan pada anak-anak, bahkan yang berusia 3 tahun.  Dengan cara pengaplikasian yang lebih singkat dari formula sebelumnya, juga rasa buah melon yang disukai anak-anak, penggunaan pelapis gigi ini dinilai mudah dan cocok untuk anak balita sekalipun.  

Menurut praktisi dokter gigi anak, mencegah karies gigi sejak dini penting dilakukan bahkan saat anak mulai memiliki gigi pertamanya.  “Proses karies gigi, kan, sudah bisa berjalan sejak anak berusia di bawah 3 tahun,” ujar Udji sembari mengingatkan para orang tua akan pentingnya berinvestasi dalam menjaga kesehatan gigi anak sejak dini.  Nah, dengan proses melapisi gigi ini, bukan hanya menjaga gigi anak dari karies gigi, namun juga dapat menekan risiko gangguan gigi sensitif di kelak kemudian hari. (Laili)
 

 

Edisi Terbaru

Love to learn

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia