Sakit saat pipis

Ketika anak mengeluh sakit saat pipis, hal pertama yang harus Anda pikirkan adalah kemungkinan terjadinya Infeksi Saluran Kemih (ISK). Jadi, sebaiknya Anda ke laboratorium dan minta wadah penampung urin yang steril untuk dibawa ke rumah. Begitu si kecil pipis di rumah, biarkan urin pertama keluar begitu saja. Setelah itu, barulah urin ditampung dalam wadah. Bawa urin ke laboratorium dalam waktu kurang dari 1 jam, lalu periksakan urin rutin dan urin kultur.
   

Mengapa harus diperiksa urin rutin dan urin kultur? Dengan membiakkan urin, (bila memang ada ISK) bisa diketahui dengan tepat kuman yang ada dan antibiotika yang masih bisa dipakai untuk membunuh kuman (biasanya sensitif!). Terapi akan lebih tepat sasaran, karena antibiotika tidak diberikan atas dasar dugaan atau kira-kira saja. Bukan apa-apa, dugaan bisa meleset, karena tak jarang kumannya ternyata sudah kebal (resisten) terhadap antibiotika yang sudah dipilih.
   

Ketika hasil urin sudah ada dan terbukti bahwa si kecil benar-benar menderita ISK, berkonsultasilah dengan dokter Anda. Saat berkonsultasi, bawa print out artikel tentang ISK (bisa dicari di web sehat (www.sehatgroup.web.id) atau di AAP dengan kata kunci UTI atau Urinary Tract Infection. - dr. Wati

PAR 0208

 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia