Tanda-tanda Anak Autis

Tanda-tanda Anak Autis

Autisme adalah gangguan perkembangan yang bisa diamati pada batita. Biasanya, anak mengalami gangguan dalam interaksinya dengan orang lain seperti kesulitan dalam berkomunikasi, pola bermain, dan pola emosi yang berbeda pula. Autisme tidak selalu terdiagnosis hingga usia anak sampai 18 bulan, namun ketika jelas bahwa terdapat sikap dan gejala yang harus dikhawatirkan.  

Untuk mengenali apakah anak autis atau tidak, ada tanda-tandanya. Misalnya, bayi usia 6 - 12 bulan perlu dicermati bagaimana dia berinteraksi. Beberapa cirri anak autisme yakni tidak merespon senyuman mama, tidak bereaksi ketika namanya dipanggil, sangat sulit dialihkan jika sudah mengagumi benda tertentu, ekspresi muka kurang hidup, serta sangat mudah marah. Jika terjadi ciri atau gejala yang disebutkan tadi, sebaiknya berkonsultasi pada ahlinya.

Pada anak lebih besar, coba konsultasi kepada ahli jika menemukan banyak tanda berikut ini:  

- Gerakan tubuh sama dan berulang-ulang seperti tak ada bosannya (terkadang gerakannya tampak aneh)

- Ada keterlambatan bicara (misalnya, di usia 18 bulan belum mengucapkan 1 kata pun)

- Mengatakan hal sama berulang-ulang (walau sangat tidak relevan dengan apa yang sedang terjadi)

- Sangat sensitif, mudah terganggu oleh bunyi-bunyian tertentu atau sentuhan, atau justru sangat tidak sensitif (misalnya, kepala terbentur keras, tapi seperti tak mengalami kesakitan)

- Maunya main dengan benda itu-itu saja, minimnya kontak mata, serta  tidak tertarik dengan orang lain.

 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia