Tidur Bersama Ayah


Nyatanya, tidur bersama bayi dapat meningkatkan bonding antara bayi dan orang tuanya.  Kalau hal ini, sih, kebanyakan para Bunda sudah biasa melakukannya. Lantas, bagaimana dengan Ayah yang ingin tidur bersama bayinya? Tak usah khawatir, Ayah! Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin tidur bersama si kecil.

Jika Anda perokok, wajib mandi bersih dan ganti pakaian sebelum tidur dengan bayi. Si kecil memiliki tingkat risiko lebih tinggi untuk mengalami Sudden Infant Death Syndrome (SIDS), karena adanya sisa-sisa zat beracun dari rokok yang menempel di pakaian Anda.

Gunakan pakaian tidur yang nyaman untuknya. Jangan asal memakaikan pakaian pada bayi, ya, Ayah! Sesuaikan pakaian dengan suhu lingkungan di sekitarnya, agar bayi merasa nyaman dan mendapatkan kualitas tidur yang baik.

Hindari penggunaan lotion, deodoran, atau produk yang menghasilkan wewangian. Rongga hidung bayi bisa mengalami iritasi jika menghirup aroma wewangian, terutama yang artifisial.

Pastikan keamanan tempat tidur bayi, jangan tidur di sofa. Gunakan tempat tidur yang nyaman dengan permukaan kasur datar. Jika Anda tidur berdua di sofa, dikhawatirkan bayi akan jatuh atau terimpit di sebelah Anda.

Jangan menutupi kepala bayi dengan benda apa pun. Tutup kepala bisa saja tertarik dan menutupi wajahnya, sehingga ia kesulitan untuk bernapas.

Pastikan kondisi Anda sehat. Dalam keadaan flu, pilek, dan demam, tidur Anda menjadi tidak nyenyak, sehingga mengganggu tidur bayi Anda. Selain itu, bayi akan mudah tertular penyakit Anda.

Agar si kecil tak rewel saat tidur bersama Ayah, pastikan ia memakai popok celana yang nyaman dan tahan hingga 12 jam, seperti Baby Happy Body Fit Pants. Inovasi Comfort Fit & Dry membuat lapisannya lebih tipis dan lembut, namun daya serapnya 50% lebih banyak. Si kecil pun lebih nyaman dan tidak terganggu tidurnya.

Baca juga:
Dongeng Ayah Sebelum Tidur
Apa Saja Penyebab Tidur Anak Tidak Nyenyak?
13 Tip Aman Bayi Tidur dengan Orang Tua
Berapa Jam Kebutuhan Tidur Anak?


FOTO: SHUTTERSTOCK