4 Permainan Mencerdaskan Bayi

Katanya, ‘pekerjaan’ anak adalah bermain. Namun, penelitian terkini mengatakan,  aktivitas yang klasik dan sederhana ini bisa membantu melatih keterampilan matematika anak nantinya.

Dan, permainan ini seru juga, kok. Kami tidak menyarankan Anda untuk menyanyikan lagu nina bobok yang rumit ala matematika atau membacakan flash card pada anak yang sedang mengantuk. Berikut berbagai aktivitas yang bisa membantu Anda berdua tertawa sekaligus belajar.

Tentang ukuran
Tunjukkan pada bayi bahwa ada berbagai ukuran benda: “Kamu punya gelas yang kecil dan Mama punya gelas yang besar!” Cara lain adalah taruhlah benda-benda secara berturutan dari kecil ke besar. Ia bisa melihat bedanya, kok. Lokasi juga berpengaruh, lho:

Coba duduk dekat bayi sehingga Anda memiliki perspektif yang sama, dan letakkan mainan sekitar kotak atau mainan yang lebih besar. Lalu, katakan tentang “di sebelah”, “di atas”, dan “di bawah”. Nyanyikan sebuah lagu sambil menarikan mainan sekeliling kotak dan katakan “di depan” dan “belakang.”

Padu padan
Cara mudah memperkenalkan ukuran dan juga bentuk adalah memilih benda yang dikenalnya. Misalnya, tuang sereal dan biskuit mini ke dalam mangkuk kecil. Ambil sereal dan letakkan di satu tumpukan,
Setelah itu, ambil biskuit dan letakkan di tumpukan yang lain. Anda bisa melakukan hal serupa dengan benda lain, seperti kaus kaki yang berbeda warna, mobil-mobilan, atau balok susun. Setelah usia 1 tahun, si kecil sudah bisa melakukannya sendiri, kok.

Bertepuk tangan
Memegang tangan bayi untuk bertepuk tangan sambil bernyanyi adalah hal pertama yang bisa membuat Anda berdua tertawa gembira. Selain mengasah keterampilan berbahasa dan koordinasi otot-otot tangannya, bertepuk tangan mengajarkan konsep pra-matematika, seperti ritme, ‘mencari pola’, dan membantu anak belajar memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya.

Nyalakan musik dan bertepuk tangan dan menari mengikuti irama. Atau, berikan dia maraca untuk digoyang-goyangkan atau ‘drum’ untuk dipukul-pukul, lalu tiru apa yang dilakukannya.

Belajar menghitung
Tidak perlu yang rumit, ajari anak menghitung garis-garis pada kausnya, menghitung langkah menuju lantai atas, atau letakkan mainan kereta secara berjajar di atas meja (lalu mengambilnya berdasarkan nomor urut.

Namanya juga permainan, sehingga harus mengasyikkan!). Jangan langsung frustasi begitu melihat bayi Anda merasa tidak tertarik. Coba lagi di hari lain.

Foto: Getty Images

 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia