Cara Mandikan Bayi

Bayi tidak perlu mandi setiap hari. Bila tali pusat belum kering sepenuhnya, tangan, muka, kepala, leher, perut, bokong serta kemaluan anak cukup diseka dengan kain lembut yang sudah dibasahi.



Dan, ada bayi yang sejak awal menyukai air, ada pula yang butuh waktu untuk menikmati keberadaannya di air. Jika ia belum suka mandi, cukup diseka saja. Pilih waktu memandikan yang nyaman bagi Anda dan anak. Ada lho yang memandikan bayi di malam hari sebagai bagian dari proses relaksasi sebelum tidur. Biar ‘urusan’ mandi lancar, ini caranya:


Sebelum mandi. Bersihkan muka, rambut, kemaluan dan bokong sebelum anak dicemplungkan ke air. 

Saat mandi. Dahulukan bagian tubuh yang paling bersih serta akhiri dengan bagian paling kotor. 

- Basuh muka dengan air bersih.
- Bersihkan mata dengan kapas bulat yang sudah dibasahi. Usapkan dari pangkal hidung ke sudut mata bagian luar. 
- Keringkan wajah mungilnya dengan lembut. Bagian dalam telinga atau hidung tidak usah dibersihkan!
- Bersihkan lipatan-lipatan kulit.
- Siram kemaluan bayi dengan air. Buka bibir kemaluan bayi perempuan dengan lembut, lalu bersihkan. Angkat kantung kemaluan bayi laki-laki, kemudian bersihkan bagian bawahnya. Jangan menarik kulup penis bila ia belum disunat.
- Tengkurapkan bayi pada tangan Anda saat membersihkan punggung dan bokong. Kedua belahan bokong dibuka dan anus dibersihkan. Catatan: Hati-hati memegang bayi saat tubuhnya masih basah. Ia mudah terlepas dari pegangan karena licin. 

Usai mandi. Segera bungkus bayi dengan handuk. Keringkan tubuh dan lipatan-lipatan kulit untuk mencegah timbulnya ruam. Bila akan menggunakan lotion, pilih yang tanpa pengharum. Biar tidak dingin, taruh secukupnya di telapak tangan Anda. Setelah itu, usapkan ke bayi Anda.


 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia