Pentingnya Ajak Bicara Bayi Prematur

Hanya dengan menambahkan lebih dari 100 kata pada hari-hari awal kehidupan bayi, ternyata hal ini bisa meningkatkan keterampilan berbahasanya nanti. Ya, penelitian terbaru menyatakan, bayi prematur akan memiliki keterampilan berbahasa yang lebih baik pada usia 18 bulan jika mereka terpapar lebih banyak orang dewasa yang berbicara pada awal kehidupannya.

Selama beberapa dekade sudah diketahui bahwa anak-anak yang lebih besar mengalami keterlambatan dalam berbicara dan bahasa akibat terbatasnya mereka terpapar pada orang dewasa yang berbicara. Peneliti memutuskan untuk melihat apakah hal yang sama bisa diterapkan pada bayi yang prematur, yang sering mengalami keterlambatan bicara saat batita.

Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal medis Pediatrics, ketua penulis Dr. Betty Vohr dari Warren Alpert Medical School of Brown University dan  Women & Infants Hospital in Providence, Rhode Island, menjelaskan, bayi yang berada di NICU (Neonatal Intensive Care Units) biasanya terpapar bunyi dari monitor atau mesin dan tidak secara langsung mendengar orang dewasa bicara. Penelitian dilakukan pada 36 bayi pada usia 32 minggu dan 36 minggu. Setelah berusia 7 dan 18 bulan, peneliti menemukan bahwa bayi yang terpapar 100 tambahan kata setiap jam pada awal kehidupannya akan meningkat keterampilan berbahasa secara signifikan.

Menurut American Academy of Pediatrics, penerbit dari jurnal Pediatrics, setiap peningkatan  dari 100 kata orang dewasa setiap jam selama masa penelitian pada saat bayi berusia 32 minggu menghasilkan naiknya 2 point dari language composite ketika si kecil berusia 18 bulan dan peningkatan 0,5 point nilai expressive communication. Apa artinya? Orang tua memang harus banyak bicara dengan bayi prematurnya saat berada di NICU untuk menghindari ia berisiko mengalami keterlambatan bicara nantinya.

Bagaimana caranya menambahkan 100 kata setiap jamnya? Mudah, kok. Bernyanyi, bercerita tentang hari Anda, berdiskusi tentang rencana masa depan, hingga bicara soal cuaca pada hari itu. Keluarga dan teman bisa juga membuat rekaman berbagai hal yang menenangkan untuk didengar si kecil selama di NICU.

Dr. Vohr mengatakan penelitian awalnya juga menemukan kalau bayi prematur akan memberi respon begitu mendengar ibunya datang. Ia akan mengeluarkan suara sekitar 8 minggu sebelum ibunya melahirkan dan akan lebih banyak mengeluarkan suara ketika mamanya berada di NICU ketimbang saat diurus oleh staf NICU.

Tentu saja, sulit bagi orang tua untuk menghabiskan seluruh waktunya di NICU, terutama jika ada anak yang lebih besar untuk diurus. Namun, dengan ditemukannya manfaat dari ‘kangaroo care’ alias kontak kulit-dengan-kulit dengan bayi baru lahir beberapa tahun lalu dan sekarang penelitian ini, orang tua dari bayi prematur sebaiknya memanfaatkannya secara optimal untuk perkembangan si kecil.





Photo : Getty Images

 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia