Perkembangan Kemampuan Melihat Bayi

Yang pasti, bayi baru lahir Anda belum bisa menatap dalam-dalam ke mata Anda dengan penuh cinta. Ia hanya tertarik pada bagaimana kacamata Anda bertengger dibandingkan warna kulit Anda.


Tetapi, begitu penglihatan bayi Anda berkembang–sekitar usia dua bulan–ia tak hanya mampu memfokuskan pandangannya pada bentuk wajah Anda. Dengan cepat pula, ia lebih menyukainya ketimbang bentuk lain. (‘Senyum sosial’ yang pertama muncul pada usia enam sampai delapan minggu adalah bukti yang sangat membahagiakan.) 


Di samping faktor mengenal, “wajah yang sesungguhnya membawa elemen spesifik yang benar-benar menarik perhatian bayi,” jelas Needham. “Ia lebih memilih garis kurva daripada garis lurus atau sesuatu yang simetris.” Susunan yang teratur rapi dari dua mata yang secara simetris dipisahkan di atas satu hidung dan kemudian ada satu mulut, semua dalam wajah yang bulat, secara jelas menunjukkan hal itu. 


Pilihan waktu bermain yang pas: Berdirilah dalam jarak 20-30 cm dari wajah bayi baru Anda sambil berbicara. Angkat alis Anda dan berikan senyuman lebar agar wajah Anda kelihatan lebih menarik. Di usia lima sampai enam bulan, ia akan menikmati buku dengan gambar wajah yang simpel, termasuk foto atau gambar besar dari wajah bayi.


Usia enam hingga sembilan bulan, beberapa bayi sudah punya benda favorit, seringkali sih boneka atau binatang empuk yang punya muka. Jadi, nggak terlalu cepat kok untuk memberi boneka bayi mungil atau mainan dengan muka, meski anak biasanya lebih senang mencolok-colok mata dan mulutnya. Pastikan saja muka mainan itu tidak ada mata plastik yang ditempel dengan lem atau ornamen lain yang bisa ditarik-tarik bayi. Paling oke bila muka mainan dicetak utuh, tanpa embel-embel lain.   


 

Edisi Terbaru

Love to learn

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia