Aturan Bekerja di Rumah


Memilih antara bekerja di rumah atau kantoran, memang tak mudah. Namun, jika pilihan Anda bekerja di rumah, pastikan Anda juga memiliki aturan dan target:

SIKAP YANG BENAR
Meskipun di rumah, tetaplah apa yang Anda lakukan itu adalah bekerja. Anda harus bisa memberikan motivasi diri untuk mulai bekerja, pagi hari sebelum si kecil bangun, atau bahkan, jika terpaksa, ‘lembur’ ketika bayi tidur di malam hari.

BUAT RENCANA
Pastikan pekerjaan apa saja yang akan Anda lakukan dan cara melakukannya. Misalnya, jika Anda menjadi konsultan, apakah Anda hanya melakukan secara jarak jauh dan bekerja di akhir pekan, dsb.

Baca juga : Rahasia Sukses Bekerja dari Rumah

SUPPORT SYSTEM
Bekerja di rumah sekalipun, Anda sangat membutuhkan support system yang kuat. Saat Anda harus konsentrasi bekerja, biarkan anak bermain dengan pengasuhnya. Boleh juga, dititipkan sementara ke tante atau neneknya, atau daycare.

JADWAL REALISTIS
Tentukan jadwal kerja Anda sehari-hari. Setelah mengantar anak ke sekolah atau si bayi tidur siang, itu adalah jadwal kerja Anda. Manfaatkan sebaikbaiknya, karena waktunya tidak panjang.

Baca juga : Mulai Bekerja

RUANG KERJA
Kalau tidak ada satu ruang khusus, mungkin Anda bisa menyiapkan 1 sudut dengan meja kerja di rumah. Katakan kepada suami dan anak-anak, itu adalah ruang kerja Anda. Saat Anda berada di sudut itu, artinya Anda sedang bekerja.

ME TIME
Jangan lupa menikmati me time. Bekerja di rumah, di antara keriuhan urusan rumah tangga, pasti melelahkan fisik dan batin. Traktir diri sendiri secangkir kopi, ajak teman lama bertemu di kafe kesayangan atau nonton bioskop. Dua jam memanjakan diri di salon atau spa, atau mengerjakan hobi yang tertunda, bisa juga dilakukan.

Baca juga : Dampak Positif Mama Bekerja

Foto : 123 RF

 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia