Beras Vs Beras Ketan


Secara fisik, beras dan beras ketan mudah dibedakan dari warna butirannya. Beras memiliki warna butiran yang cenderung transparan, sedangkan beras ketan putih warna butirannya putih pekat/putih susu. Komposisi kandungan pati (amilosa dan amilopektin) yang ada dalam beras dan beras ketan lah yang menyebabkan cita rasa dan teskturnya berbeda saat dimasak.

Sama seperti beras hitam, kandungan antosianin tinggi membuat beras ketan juga berwarna (seperti) hitam. Semakin tinggi kandungan amilosa (amiopektin rendah), teksturnya semakin kering dan pera. Semakin tinggi kadar amilopektin (amilosa rendah), teksturnya semakin pulen dan lengket.

Berdasarkan komposisi kandungan amilosa, beras dibedakan menjadi 4 jenis:
1 Beras ketan: 2-9 % amilosa
2 Beras beramilosa rendah: 9-20% (jenis ini yang disukai di Jepang, Korea, dan Cina)
3 Beras beramilosa sedang: 20-25% (jenis ini yang disukai di Indonesia dan Filipina)
4 Beras beramilosa tinggi: 25-33% (digunakan untuk membuat bihun)


Foto : FotoSearch

 

 





Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia