Cairan Pembersih Rumah untuk Ibu Hamil

Beberapa cairan pembersih keperluan rumah tangga seperti cairan pel, pembersih kamar mandi, pembersih dapur, atau deterjen mengandung toksin. Beberapa studi menunjukkan bahwa toksin bisa berbahaya bagi ibu hamil.
 
Dikutip dari Baby Center, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa terlalu banyak menggunakan produk pembersih berbahan kimia selama kehamilan dapat menyebabkan bayi terserang asma setelah ia lahir. Hal ini disebabkan ada kemungkinan bahan kimia yang terhirup masuk ke dalam tubuh ibu dan memengaruhi paru-paru serta organ lain yang sedang berkembang.
 
Rachel Gurevich, pengarang buku Birth Plans for Dummies, membuat daftar bahan kimia dalam cairan pembersih peralatan rumah tangga yang sebaiknya dihindari oleh hamil, yakni glycol ethers, phtalates, dan paraben. Beberapa kandungan lain yang juga sebaiknya dihindari antara lain asam klorida, asam sulfat, amonia, dan sodium hidroksida.
 
Untuk itu, Anda bisa membuat sendiri cairan pembersih rumah yang tentunya aman untuk kesehatan Anda dan janin.
 
Bahan-bahan
1 atau 2 sendok makan citric acid (bisa dibeli di toko online)
2 gelas air
5 tetes Essential oil favorit Anda (bisa lemon, tea tree atau lavender).
 
Langkah membuat cairan pembersih serbaguna

  • Larutkan citric acid dalam air dan tambahkan essential oil

  • Pindahkan larutan tersebut ke dalam botol spray kosong

  • Kocok larutan

 
Untuk Apa Saja?
Cairan pembersih ini serbaguna, Ma. Artinya, cairan ini dapat digunakan untuk membersihkan apa saja. Anda bisa menggunakannya untuk membersihkan jendela. Caranya, semprotkan cairan, lalu bersihkan dengan sejenis lap karet atau kanebo. Jika tidak ada lap karet pun, tidak masalah. Anda bisa menggunakan lap basah saat membersihkan bersamaan dengan cairan pembersih. Lalu dilap lagi menggunakan lap kering.
 
Bisa juga Anda gunakan di dapur sebagai pembersih kompor, wastafel, keran, atau meja. Untuk noda membandel, semprotkan cairan serbaguna ini, tunggu lima menit, lalu tambahkan baking soda. Baking soda akan bekerja membersihkan noda melalui reaksi dengan kandungan asam yang ada dalam pembersih. Jangan lupa untuk mengelap kering setelah Anda membersihkannya.
 
Jika ingin menggunakannya sebagai cairan pembersih lantai, tinggal campurkan setengah cangkir pembersih ke dalam ember berisi air. Mulailah mengepel.
 
Bisakah membersihkan kamar mandi? Bisa! Selain aman digunakan dan tidak menimbulkan efek panas di tangan, cairan ini juga sangat efektif untuk membersihkan kerak dan noda . Semprotkan cairan ke bagian yang ingin dibersihkan, tuangkan dua sendok makan cuka, lalu diamkan selama lima menit. Setelah itu, gosok dan bilas dengan air.
 
Selamat mencoba, Ma!
 
 
(LELA LATIFA)
FOTO: PIXABAY
 
 
 
 

 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia