Fakta di Balik Diet Mayo



Ditulis oleh para pakar kesehatan dari Mayo Clinic, Amerika Serikat, buku The Mayo Clinic Diet: Eat Well, Enjoy Life, Lose Weight ditujukan bagi mereka yang mendambakan pola diet tepercaya dan bisa dipertanggungjawabkan keamanannya. Menurut pakar nutrisi Mayo Clinic, Dr. Donald Hensrud, sudah sejak lama masyarakat disodori beraneka jenis fad diet yang menjanjikan hasil instan. Padahal, fad diet—menurut Dr. Hensrud, berisiko mengakibatkan kondisi malnutrisi yang berbahaya bagi kesehatan.

Fad diet adalah jenis diet yang diklaim mampu memberikan hasil fantastis dalam tempo singkat. Biasanya fad diet dilakukan dengan cara memantang salah satu jenis zat gizi tertentu, misalnya garam, gula, ataupun lemak. Ada pula jenis fad diet yang mengusung jenis makanan tertentu sebagai ‘super food’, seperti buah anggur, apel, almond, dll. Nah, diet Mayo diluncurkan untuk memberikan alternatif pola diet yang sehat.

Sayangnya, menurut Dr. Hensrud, banyak orang menerapkan pola diet Mayo secara keliru. Inti dari diet Mayo adalah menerapkan pola makan sehat dan memperbanyak aktivitas fisik, bukannya memantang salah satu zat gizi yang berguna bagi tubuh—misalnya garam. Menurut pakar kesehatan, meniadakan asupan garam justru bisa menurunkan kemampuan tubuh mengikat cairan sehingga berisiko terserang dehidrasi. Kekurangan asupan natrium juga bisa mengganggu kerja sel-sel otot dan saraf.

Ingin menerapkan diet Mayo secara benar? Lakukan dalam dua tahap, yaitu tahap 1 (lose it) dan tahap 2 (live it). Tahap 1—yang lamanya 2 minggu, terdiri atas latihan menerapkan 5 kebiasaan baik (rutin sarapan sehat, makan sayur dan buah, hanya makan karbohidrat kompleks dan lemak baik, olahraga minimal 30 menit per hari), serta menyingkirkan 5 kebiasaan buruk (tidak makan sambil nonton TV, hanya makan gula dari buah, ngemil sayur dan buah, makan daging dan produk susu bebas lemak, dan tidak makan di restoran—kecuali menunya sesuai program diet).

Setelah sukses menjalani tahap 1, Anda bisa melanjutkan ke tahap 2—yang durasinya seumur hidup. Dalam tahap 2, Anda diharapkan untuk terus menerapkan berbagai kebiasaan baik yang sudah dilatih dalam tahap 1, namun dengan sedikit kelonggaran, misalnya boleh sesekali menyantap makanan manis dan berlemak. Jenis makanan lainnya dikonsumsi secara proporsional, mengikuti pedoman piramida diet Mayo. Selamat mencoba!

Foto : TPGNews

 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia