Saat Mengetahui Suami Tidak Jujur


 

Kepercayaan adalah sesuatu yang sangat fundamental dalam hubungan. Namun bagaimana bila kepercayaan itu telah hilang? Entah karena pasangan tidak jujur pada Anda dengan melakukan perselingkuhan, berbohong tentang pergi bersama siapa, tidak jujur dalam masalah keuangan, ingkar janji, hingga melakukan sesuatu yang membawa perubahan dalam dirinya sendiri atau Anda tanpa mengonfirmasi ke Anda, seperti terlibat perjudian atau narkoba.

Anda tentu kecewa. Penelitian yang dilakukan Dr. Bella DePaulo, Ph.D., seorang social scientist dari Harvard University menunjukkan bahwa pasangan yang sudah menikah melakukan 1 ketidakjujuran dari 10 interaksi.

Ketika mengetahui pasangan tidak jujur, langkah apa yang sebaiknya Anda ambil? M. Gary Neuman, LMHC, psikoterapis dan konselor keluarga di Florida menyarankan beberapa hal berikut:

Hindari Membuat Keputusan Saat Marah
Tentu butuh waktu untuk bisa memaafkan dan menerimanya kembali seperti sedia kala. Tapi sebaiknya Anda tidak membuat keputusan dulu saat marah. Pada saat marah, Anda tidak bisa melihat masalah dengan jernih sehingga tidak bisa membuat keputusan yang terbaik untuk semuanya.
 
Meminta Klarifikasi
Mintalah ia menjelaskan dengan detail tentang ketidakjujurannya. Juga alasan mengapa ia melakukan hal tersebut.
 
Evaluasi Respon Pasangan
Selain mencoba mendengarkan penjelasannya secara verbal, cobalah untuk menangkap gestur non verbalnya. Anda perlu mengevaluasi respon pasangan Anda, apakah ia menyesal dan minta maaf, atau bila ia berselingkuh apakah ia tampak serius akan menyelesaikan hubungan tersebut atau menampakkan kebingungan karena terlihat jatuh cinta pada perempuan tersebut. Evaluasi respon ini membantu Anda melihat apakah ia benar-benar berkata jujur atau masih ada sesuatu yang ditutupi.
 
Bicara di Tempat Terbuka
Hindari membicarakan masalah di ruang tertutup seperti mobil atau kamar. Anda bisa mencoba pergi ke ruang tamu atau teras. Tapi, bukankah ini terdengar konyol? Setiap orang yang punya masalah tentu tidak ingin diketahui orang lain. Nah, itulah yang dimaksud. Ketika Anda berbicara di teras, Anda tentu tidak ingin tetangga Anda mendengar, ini akan membuat Anda dan suami bersikap lebih baik satu sama lain.
 
Mengambil Jarak dan Mencintai Diri Sendiri
Ketidakjujuran tentu menyakitkan. Sangat wajar bila Anda belum bisa memaafkan kesalahan suami. Mengambil jarak bisa menjadi pilihan untuk mencegah pertikaian lebih lanjut. Anda bisa menarik diri dengan melakukan aktivitas-aktivitas di mana Anda bisa mencintai diri sendiri dan menganggap Anda berharga. Anda bisa mengikuti yoga, membaca buku, minum kopi di kafe, dan lainnya. Selain bermanfaat bagi Anda, jarak juga bermanfaat untuk menyadarkan suami tentang dampak dari apa yang telah ia perbuat.
 
Membahas Masalah
Bila Anda sudah merasa lebih tenang, Anda bisa mulai membahas masalah. Duduklah berdua dan bicara dari hati ke hati. Ketidakjujuran atau kebohongan memang sesuatu yang tidak dibenarkan, namun Anda juga harus berbesar hati untuk mengakui bila memang turut andil punya kesalahan.
 
Memutuskan
Bila telah menuntaskan membahas masalah, kini saatnya Anda dan suami membuat keputusan, apakah akan memaafkan suami Anda. Pertimbangkan banyak hal dalam membuat keputusan. Setiap manusia memiliki sisi baik dan buruk, apakah Anda bisa menolerir hal tersebut.
 
Mempraktikkan hal-hal ini memang tidak semudah membacanya. Namun, apapun keputusan Anda akan baik kiranya bila Anda melalui proses-proses tersebut terlebih dahulu.
 
 
Baca juga:
Perselingkuhan Suami, Haruskah Dimaafkan?
4 Tanda Bahaya Pasangan Selingkuh
 
 
(LELA LATIFA)
FOTO: FREEPIK
 
 
.
 
 
 

 

 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia