Agar Foreplay Tidak Berisik

Anda tentu tak asing dengan istilah foreplay. Menurut para ahli, wanita butuh foreplay atau pemanasan lebih dulu supaya dapat mencapai klimaks atau orgasme saat berhubungan seksual.

Tujuan utama dari foreplay dimaksudkan untuk meningkatkan gairah seksual. Tindakannya dapat berupa oral seks, sentuhan lembut, atau ciuman.

Pada pria, foreplay dapat difokuskan di sekitar alat vital. Sedangkan wanita dapat dibangkitkan gairahnya dengan mengeksplorasi seluruh bagian tubuh. Namun, ada pula wanita yang lebih suka foreplay secara mental, seperti dirayu, digoda dengan candaan manja, atau dibisiki kata-kata mesra.

Nah, untuk Anda yang masih tinggal  bersama orang tua, tempat aman untuk foreplay memang di dalam kamar. Namun ada trik foreplay lain yang tak kalah seru lho, supaya tidak bosan dengan gaya yang itu-itu saja. Apalagi jika Anda ingin menekan ‘suara-suara ribut nan manja’ dari aktivitas bercinta bersama suami.

 
  • Tatapan mata
Tidak ada yang lebih intim daripada menatap langsung ke mata suami Anda. Tatapan mendalam penuh cinta juga dapat diselingi dengan lirikan nakal. Nikmati detik-detik saat Anda berdua saling beradu pandang sampai kemudian memulai tahapan seks selanjutnya.
 
  • Nyalakan musik sensual

Sesekali tak ada salahnya membangkitkan gairah seks dengan lagu-lagu sensual. Tentunya lagu yang Anda berdua suka dan setujui sebagai musik pengiring foreplay. Akan lebih baik lagi jika mengandung lirik-lirik nakal. Namun, pastikan orang tua dan anak sudah pergi tidur sehingga tidak mengganggu.
 
  • Bereksperimen dengan makanan

Manfaatkan buah stroberi yang dapat Anda jilat atau gigit sambil melirik ke pasangan Anda. Jika ia juga suka, dapat pula bergantian menggigit diselingi dengan ciuman.
 
  • Cahaya lilin aromaterapi

Pastikan anak dan orang tua sudah pergi tidur atau berbelanja selama dua jam, nyalakan lilin di ruangan agar aroma kayu dan musk memenuhi ruangan. Bau harum dari lilin ini dapat meletupkan gairah seksual. Selain musk, aroma vanilla, pepermin, melati juga bisa Anda pilih untuk mendukung foreplay.
 
  • Bermain peran

Pernah mencoba variasi foreplay dengan bermain peran? Misalnya Anda sebagai perawat yang nakal dan suami adalah pasien yang sangat haus perhatian. Tentunya sebelum melakukan hal ini, komunikasikan dulu dengan suami. Karena salah satu kunci kebahagiaan seks adalah keterbukaan dalam komunikasi tanpa rasa canggung. Selamat mencoba. (Alika Rukhan)