Ajak Papa Sambut Kelahiran Bayi

Anda mungkin telah siap memiliki anak lagi, tapi apakah papa, dan anak Anda yang akan segera mempunyai adik juga sudah siap menyambutnya?


Persiapan papa menyambut anak sebaiknya dilakukan saat bulan ke-7 kehamilanPapa memiliki peran sangat penting dalam membantu mama melewati masa persalinan. Ada berbagai hal yang harus disiapkan suami untuk mengurangi ketegangan saat persalinan:

- Menyiapkan tas untuk dirinya. Ya, papa juga perlu menyiapkan tas, bila Anda nantinya (tiba-tiba) menolak ditinggal sendiri di rumah sakit. Siapkan pakaian ganti, alat mandi, bahan bacaan, serta kamera atau handycam untuk mengabadikan momen kelahiran anak.


- Mengetahui letak tas mama dan bayi disimpan (plus juga mengetahui isinya). Jadi,  papa tidak bingung saat dimintai tolong untuk mengambilkan sesuatu dari dalam tas.


- Mencari tahu rute paling cepat menuju rumah sakit dan jalan alternatifnya. Jika perlu, lakukan uji coba terhadap rute ini sebelumnya.


- Menyiapkan mental untuk mendampingi Anda saat melahirkan. Namun, jangan paksa calon papa untuk masuk ke kamar bersalin ya. Bila dipaksakan, Anda sendirilah yang akan repot nantinya.


Selain papa, siapkan juga anak Anda sebelum menyambut datangnya adik saat bulan ke-6 kehamilan.


Untuk hal ini, bekerjasamalah dengan pasangan Anda. Kalau diperlukan, minta bantuan orang tua Anda. Yang terpenting adalah siapkan anak pertama Anda sejak awal kehamilan. Katakan saja bahwa ia akan menjadi seorang kakak. Biasanya, anak merasa cemas kalau kasih sayang orangtuanya akan berkurang saat adiknya lahir nanti.


Jadi, berikan penjelasan kalau Anda akan selalu menyayanginya, walaupun adik bayi sudah lahir. Selain itu, ikutsertakan kakak dalam mempersiapkan keperluan bayi. Dengan begitu, ia tidak merasa terabaikan.


Diskusikan juga dengan pasangan Anda tentang siapa yang akan menjaga si kakak selama Anda di rumah sakit. Bila mau, ia boleh menginap di rumah anggota keluarga yang sudah dikenal dan akrab dengannya, seperti kakek nenek. Bisa pula, mereka menginap di rumah Anda untuk menemani dirinya.


Yang jelas, ia perlu merasa nyaman dan yakin akan tetap mendapat perhatian dari Anda dan pasangan. Di hari libur, pasangan Anda bisa membawa si kakak untuk mengunjungi Anda dan adik bayi di rumah sakit. Jadi, ia mulai terbiasa dengan kehadiran adiknya. Sebaiknya, Anda memberitahu si kakak sejak jauh-jauh hari mengenai masa persalinan ini, agar ia tidak terkejut saat Anda tidak ada di sisinya selama beberapa hari.

 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia