Kulit di 5 Area Tubuh Ini Menghitam Saat Hamil


Saat hamil terjadi perubahan hormonal dalam tubuh, berupa peningkatan kadar hormon estrogen dan progesteron. Salah satu bagian tubuh yang terkena dampaknya adalah kulit. Peningkatan kadar hormon menyebabkan percepatan pembentukan warna kulit, akibatnya muncul area-area yang berwarna lebih gelap dari biasanya, disebut hiperpigmentasi.

Selain disebabkan perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron, hiperpigmentasi juga dipicu hormon MSH (melanocyte stimulating hormone) yang memacu melanogenesis atau pembentukan pigmen di kulit, sehingga muncul pigmentasi berlebih (cloasma gravidarum). Proses ini berlangsung di seluruh tubuh, namun umumnya muncul pada wajah, puting susu, leher, selangkangan, dan ketiak. Baik hiperpigmentasi maupun chloasma gravidarum, penampakannya bervariasi pada tiap-tiap ibu dan kehamilan. Ada yang kelihatan, ada juga yang tidak terlalu kelihatan.

Berikut ini hiperpigmentasi yang perlu Anda ketahui: 

 

 

Edisi Terbaru

Aku Indonesia

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed