9 Jenis Obat Yang Wajib Anda Tahu


 

Terlihat simpel, tapi tahukah Anda, ternyata banyak jenis obat yang beredar baik yang dijual di apotek maupun bebas di pasaran. Mulai dari yang ditelan biasa, dihisap, dan ada juga yang harus dilarutkan. Nah, agar keluarga Anda tak salah dalam mengonsumsi obat dan maksimal manfaatnya, berikut ini adalah beberapa jenis obat dan cara mengonsumsinya.
 
Tablet/Kapsul/Pil
Jenis obat tablet berbentuk lonjong, sedangkan kapsul berbentuk bulat. Sementara obat yang berbentuk lonjong dan ada selongsongnya disebut pil. Ini adalah jenis obat yang paling sering didapatkan dari farmasi atau apotek. Cara mengonsumsinya adalah dengan menelannya langsung dengan bantuan air minum.
 
Tablet Kunyah
Tidak seperti obat jenis tablet/kapsul/pil, obat ini tidak boleh ditelan dulu. Sesuai dengan namanya, obat ini harus dikunyah dulu dengan baik atau hancur, baru ditelan. Setelahnya, minumlah air putih untuk memastikan agar seluruh obat tertelan sepenuhnya. Tablet kunyah sering didapatkan oleh pasien dengan keluhan maag.
 
Tablet Hisap
Tablet ini digunakan dengan cara dihisap, bukan dikunyah. Jadi, cukup menghisap atau ‘mengemut’ obat ini seperti permen. Hisap hingga obat habis. Pasien dengan masalah di tenggorokan sering mendapatkan jenis obat ini.
 
Tablet Salut
Obat jenis ini adalah tablet yang dilapisi dengan satu atau lebih lapisan yang terbuat dari bahan tertentu untuk tujuan khusus. Lapisan bisa terbuat dari campuran berbagai zat seperti gelatin, gula, damat sintetik, atau enterik. Obat ini digunakan dengan cara langsung ditelan utuh. Jangan membagi obat ke beberapa bagian atau jangan digerus/dihancurkan.
 
Sirup/Suspensi/Emulsi
Merupakan jenis obat berbentuk cairan. Kocok dahulu sebelum diminum. Pastikan Anda mengonsumsi obat cair dengan ukuran yang tepat, jangan mengira-ngira. Kemasan obat biasanya disertai dengan sendok takar atau tutup yang ada takarannya. Untuk pasien bayi, biasanya akan diberikan pipet untuk memudahkan mengonsumsinya.
 
Sirup Kering
Jenis ini sama seperti sirup berbentuk cair. Namun obat ini mulanya berbentuk serbuk kering yang harus dilarutkan terlebih dahulu dengan air putih sampai batas tanda yang ada di dalam botol sirup. Anda bisa meminta bantuan apoteker untuk melarutkan sirup kering ini. Mereka akan menakar air dengan gelas ukur. Setelah berbentuk cair, cara mengonsumsi obat ini sama dengan sirup/suspense/emulsi. Sirup kering yang sudah dilarutkan biasanya mengandung antibiotik dan harus dihabiskan . Di samping itu, obat ini juga biasanya hanya bisa digunakan 7 hari atau tergantung resep dokter dan harus dibuang setelahnya.
 
Tablet Effervescent
Sama dengan serbuk sirup kering yang harus dilarutkan dalam air terlebih dahulu, tablet effervescent ini juga harus dilarutkan terlebih dahulu. Masukkan tablet ke dalam ½ sampai 1 gelas air putih atau sesuai petunjuk. Tablet yang semula padat akan larut ke dalam air. Minum segera sampai air habis. Anda bisa menambahkan lagi sedikit air putih ke dalam gelas untuk diminum setelahnya dalam rangka memastikan semua obat terminum seluruhnya.
 
Tablet Bukal
Adalah tablet yang digunakan dengan cara diletakkan di antara pipi dan gusi. Sebelum mengonsumsinya, Anda disarankan berkumur dengan sedikit air untuk melembapkan mulut yang kering. Letakkan tablet di antara pipi dan gusi atas atau bawah tergantung kenyamanan, tutuplah mulut dan jangan menelan sampai tablet larut dengan sempurna di antara pipi dan gusi. Jangan berkumur atau mencuci mulut selama 15 menit setelah tablet larut dengan sempurna.
 
Tablet Sublingual
Merupakan tablet yang digunakan di bawah lidah. Sama dengan tablet bukal, Anda disarankan berkumur dengan sedikit air terlebih dahulu. Lalu letakkan obat di bawah lidah. Tutup mulut dan tunggu sampai tablet larut dengan sempurna, jangan menelannya. Jangan berkumur atau mencuci mulut selama 15 menit setelah tablet larut dengan sempurna.
 
Pastikan Anda membeli obat dengan resep dokter. Konsumsilah sesuai dosis yang tepat.
 
 
Baca juga:
Obat-obatan Wajib Ada dalam Kotak P3K
Untuk Balita, Obat Sirup, Tetes, atau Puyer?
Dosis Obat Tepat Untuk Anak
Trik Memberi Anak Obat
 
 
 
(LELA LATIFA)
FOTO: FREEPIK