Papa Ini Ajak Anaknya Trekking di Nepal


Akhir tahun kemarin, kami sekeluarga berlibur ke Nepal. Ide liburan ke Nepal berasal dari istri saya, Mia Amalia, beberapa bulan sebelumnya, yang ingin mengajak putri kami, Naya (9) berlibur. Tidak sekadar liburan dan berjalan-jalan ke tempat baru, tapi juga kesempatan untuk bertualang sambil mengeksplorasi alam terbuka serta berinteraksi dengan orang-orang dan budaya setempat yang baru buat kami. Dan menurut kami Nepal merupakan pilihan tepat. Kami pun mempersiapkan segalanya, mulai dari mencari promo tiket pesawat, membuat itinerary, mencari tour guide, hingga menyiapkan perlengkapan untuk dibawa. Pada hari H, kami pun siap berangkat. Naya terlihat sangat antusias.

Setelah 3 jam perjalanan Bangkok-Kathmandu (pesawat kami transit di Bangkok terlebih dulu) kami akhirnya menjejakkan kaki di Bandara Internasional Tribhuvan. Usai mengurus visa, kami langsung menuju penginapan di Thamel, yang dikenal sebagai kawasan turis di kota Kathmandu. Kami hanya menginap semalam di sini, karena besok kami akan berangkat ke Pokhara untuk memulai trekking selama 3 hari ke depan. Namun, kami tetap menyempatkan diri jalan-jalan sore harinya, antara lain melihat kuil di Kathmandu Durbar Square yang letaknya tidak terlalu jauh dari penginapan kami.