4 Cara Sukses Membujuk Anak Tidur Siang



Menurut Kim West, MD., sleep coach dari Annapolis, Maryland, AS, sekaligus penulis buku The Sleep Lady Good Night, Sleep Tight: Gentle Proven Solutions to Help Your Child Sleep Well and Wake Up Happy, saat tidur, anak akan merekam kembali di otak semua hal yang sudah dipelajari sebelumnya. Tentu saja hal ini akan memudahkannya mengakses kembali ingatan tersebut saat terbangun nanti.


Tumbuh kembang anak akan lebih maksimal lagi bila ia terbiasa tidur siang dan tidur nyenyak sepanjang malam. Karena di saat tidur, tubuh anak akan memproduksi hormon pertumbuhan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya (artinya, anak yang cukup istirahat akan lebih jarang sakit!).

Penelitian oleh Columbia University Medical Center, AS, melaporkan bahwa tidur meningkatkan kemampuan belajar anak di semua usia. Selain itu, tidur cukup juga dapat mencegah anak kelelahan yang bisa membuatnya rewel sepanjang hari. Itulah mengapa tidur sangat dibutuhkan oleh anak. Jika anak belum mencukupi durasi tidurnya saat malam hari, ia bisa mencukupinya pada siang hari. Tidur siang memberikan manfaat baik bagi kesehatan anak sama seperti tidur malam.

Sebuah penelitian yang dilakukan University of Southern Missisipi, AS, yang mengamati laporan dari para orang tua, menemukan bahwa anak usia 4 – 5 tahun yang tidak pernah tidur siang ternyata memiliki tingkat hiperaktif yang lebih tinggi, mudah gelisah, dan depresi dibanding anak yang tidur siang setidaknya seminggu sekali.

Coba 4 Cara berikut untuk membujuk anak agar mau tidur siang:

1. Ajak anak tidur siang tidak lama setelah ia makan siang
Seperti orang dewasa, anak-anak pun akan mengantuk setelah makan. Manfaatkan kesempatan emas ini untuk mengajak anak tidur siang. Ciptakan lingkungan nyaman agar anak bisa tidur lebih cepat. Misal, nyalakan AC atau kipas angin agar anak tidak kepanasan, matikan TV, dan matikan lampu kamar.

2. Jadwalkan waktu tidur siang yang sama setiap hari
Jadwal tidur dan bangun tidur yang selalu tepat waktu adalah salah satu langkah awal paling penting jika Anda ingin anak tidur cukup. Sebisa mungkin jadwalkan waktu tidur dan bangun tidur siang pada waktu yang sama setiap hari, bahkan di hari liburnya sekalipun. Dengan mematuhi jadwal tidur yang teratur setiap harinya, tubuh anak menjadi lebih ringan karena hormon kortisol yang dilepaskan lebih teratur. Hormon kortisol yang selalu stabil memberinya energi lebih besar dan tahan lama untuk beraktivitas selanjutnya.

Tidur siang mungkin membuat anak jadi lebih sulit tidur nyenyak di malam hari. Itu sebabnya, Anda harus memajukan jadwalnya dan batasi lama waktu tidur siang sekitar 20-30 menit setiap hari. Misal, anak pulang sekolah pukul 12.00, berikan slot 1 jam untuknya makan siang dan membersihkan diri. Setelahnya Anda bisa jadwalkan anak tidur siang pukul 13.15 dan bangunkan pada pukul 13.45. Jika anak sudah terbiasa tidur di waktu yang sama, tubuhnya pun akan otomatis ikut membiasakan diri sehingga Anda tidak perlu repot-repot lagi membujuk anak tidur siang.

3. Ajarkan anak untuk bisa tidur sendiri
Hindari memaksa anak untuk tidur siang, karena mereka cenderung akan menolak, pura-pura tidur, dan malah lanjut bermain sendiri di kamarnya ketika Anda meninggalkannya. Latih anak untuk bisa tidur sendiri tanpa harus dibujuk. Jika Anda rasa anak sudah mulai mengantuk, ajak anak ke tempat tidur dan biarkan hingga tertidur sendiri. Cobalah untuk tidak menepuk-nepuk pantatnya atau mengelus dahinya. Pasang musik tenang untuk membantu anak cepat tertidur.

4. Jelaskan bahwa ia bisa meneruskan bermain setelah tidur siang
Banyak anak menolak tidur siang karena sedang asyik bermain dan tidak ingin melewatkan waktu bersenang-senangnya sedikit pun. Bagaimanapun juga, anak tetap harus tidur siang karena ia butuh. Bila bermain bersama teman, beri pengertian bahwa teman bermainnya pun juga harus tidur siang. Cobalah jelaskan pada anak bahwa ia bisa melanjutkan nonton TV atau bermain lagi setelah tidur siang.

Jika anak tetap menolak tidur siang, sebaiknya jangan dimarahi atau dipaksa. Tinggalkan ia dengan beberapa mainan atau buku dan berikan ia waktu untuk menenangkan diri. Setidaknya, cara ini bisa menghemat energinya dan membuatnya sedikit beristirahat.

Baca juga:
Ini Manfaat Tidur Siang untuk Kecerdasan Anak
Anak Susah Tidur Siang? Ini Solusinya!
Waktu Tidur Siang Sesuai Usia Anak
Perlukah Anak Tidur Siang?
Rentang Waktu Ideal Anak Tidur Siang & Malam
 

(YENNY GLENNY)
FOTO: SHUTTERSTOCK
 

 

 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia