Anak Dipukul Teman, Perlukah Balas Memukul?


Kalau anak (5 tahun) dipukul teman sekolahnya, haruskah ia membalas? Jika anak menjadi korban pemukulan teman, meminta ia memukul balik sama dengan mengajarkan ia menyelesaikan masalah dengan cara agresif. Ajarkan kepada anak untuk mengatakan, “Berhenti!” kepada anak yang memukulnya, menjauhkan diri dari anak tersebut, atau meminta bantuan orang dewasa di sekitarnya.

Sebaiknya, Mama mengajarkan ia menghindari dahulu temannya. Bicaralah kepada orang tua si pemukul atau guru tentang situasi yang ada. Yakinkan bahwa ini adalah masalah bersama, dan harus diselesaikan bersama.
Pada usia tertentu, anak memang sering, dan umumnya, menunjukkan perilaku agresif, seperti memukul. Hal itu muncul ketika ia ingin melindungi dirinya, kesenangannya, serta segala sesuatu tentang dirinya.

Pada usia 3 – 7 tahun, anak belajar mengontrol dirinya. Di usia 8 – 9 tahun, biasanya ia sudah bisa mengontrol
dirinya. Beberapa hal ini menyebabkan anak berperilaku agresif:
- Ia mengamati, menyerap, dan menunjukkan perilaku yang sama dengan lingkungan sekitarnya.
- Anak mendapatkan keinginannya, jika berperilaku agresif.
- Ungkapan rasa marah atau frustrasi anak.

Konsultan: Yapina Widyawati, M.Psi.
Fakultas Psikologi UNIKA Atma Jaya, Jakarta




 

 





Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia