Cara Mudah Menentukan Porsi Makan Anak


Apakah porsi makan anak (usia 4-6 tahun) sudah cukup, atau malah lebih banyak dari porsi yang seharusnya? Tidak usah bingung, Ma! Anda tidak perlu repot-repot menimbang atau mengukur-ukur porsi makan anak. Ini cara mudah menentukan porsi makan anak, menurut
Sari Sunda Bulan, seorang ahli gizi.
 
KARBOHIDRAT. Ukuran satu porsi karbohidrat, seperti nasi, roti, kentang atau pasta, adalah sebesar kepalan tangan anak. Dalam sehari, anak membutuhkan empat porsi karbohidrat, 3 porsi untuk masing-masing waktu makan, dan 1 porsi camilan.
 
LAUK PAUK HEWANI. Berikan daging ayam, sapi, atau ikan sebesar satu telapak tangan (tanpa bagian jemari, ya). Anak membutuhkan dua sampai tiga porsi protein hewani
dalam sehari. Bila Mama ingin memberikan lauk pauk hewani berupa telur atau ayam, satu porsinya adalah satu butir telur atau satu potong paha ayam.

Baca juga: Pola Asuh Makan Anak Tanpa Aturan
 
SAYUR DAN BUAH. Mama perlu sedikit mengukur-ukur, tapi tidak terlalu rumit, kok. Anak
membutuhkan sayur dan buah masing-masing dua porsi dalam sehari. Ukuran satu porsi sayuran adalah setengah gelas atau setengah mangkuk sedang. Sedangkan ukuran satu porsi buah setara dengan jeruk atau apel ukuran kecil, atau satu pisang ukuran sedang. Bila ingin dijus, sajikan sebanyak 125ml.
 
CAIRAN. Mama pun perlu mengontrol asupan cairan anak. Setiap anak membutuhkan air sebanyak delapan gelas sehari. Jangan lupa memberikan susu untuk mendukung tumbuh kembang anak. Anak boleh mengonsumsi sebanyak dua gelas susu sehari, misalnya setiap pagi dan malam hari.
 

Baca juga: Strategi Ubah Kebiasaan Makan Anak