Persiapan Anak Sebelum Kedatangan Teman


Apa saja yang perlu Anda persiapkan pada anak saat ia kedatangan teman di rumah?
  • KURANGI FREKUENSI BERMAIN VIDEO DAN GAMES
Tujuan dari playdate adalah meningkatkan kemampuan sosial dan komunikasi anak. Nah, kemampuan ini akan kurang terasah bila anak malah sibuk menekan joystick games atau layar tablet mama. Coba simpan permainan elektronik ini untuk sesaat, dan bantu anak merancang permainan yang memungkinkan ia dan temannya bisa berbincang sambil bermain.
  • AJAK SI KECIL BICARA
Untuk menentukan permainan apa yang akan ia mainkan bersama temannya nanti. Jelaskan padanya, bahwa saat temannya datang, artinya ia harus rela untuk berbagi mainan dengan teman-temannya. Punya boneka atau robot mainan kesayangan? Membiarkan temannya untuk memainkannya mungkin masih berat untuk anak yang masih terlalu kecil. Bantu ia untuk menyimpan mainan kesayangannya di lemari atau kamar Anda dulu.
  • RANCANG JUGA WAKTU ISTIRAHAT
Bahkan bermain pun butuh istirahat. Bukan istirahat berupa duduk diam, tapi cobalah lakukan kegiatan yang bisa mengajak mereka lebih tenang, seperti membaca buku atau bermain puzzle sambil menikmati camilan sehat dari Anda.
  • PERINGATAN WAKTU PULANG
Waktu bermain sudah usai, tapi baik si kecil maupun temannya tak ada tanda-tanda ingin berhenti bermain. Apa yang harus dilakukan? Berikan anak peringatan terlebih dulu. Psikolog Roslina Verauli, M.Psi,  menganjurkan agar Anda menunjukkan beberapa sinyal yang menandakan bahwa waktu bermain sudah usai. Ucapkan kalimat seperti, “5 menit lagi mainnya selesai, ya,” yang dilanjutkan dengan “Yuk, mainannya mulai dibereskan!” hingga akhirnya “Mamamu sudah menjemput, Sayang”. Peringatan berkali-kali membuat teman anak tidak kaget dan lebih siap saat dijemput untuk pulang.

Bagaimana bila teman anak tidak mau pulang? Agar acara ‘perpisahan’ tidak menjadi drama antara si kecil dan temannya, coba bantu mereka dengan membuat kata-kata perpisahan ala mereka. Entah dengan membuat salam unik yang nantinya hanya akan dilakukan oleh mereka berdua, atau menyebut kata-kata tertentu yang saling berjawaban,” kata Vera. Bantu juga mereka untuk membuat rencana main berikutnya. Si
kecil dan temannya pasti akan lebih mudah dipisahkan, dan tidak sabar menanti acara main berikutnya.

Bila si kecil menjadi tamu...
Setiap mama mungkin memiliki deretan nasihat tersendiri saat si kecilnya pergi main. Namun, menurut Vera, menasihati si kecil dengan kalimat “jangan nakal” tidak akan membuat si kecil mengerti. Coba jelaskan padanya apa yang Anda takut ia lakukan saat bermain di rumah temannya. Beri tahu ia dengan jelas, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. “Tapi, tidak perlu memberinya terlalu banyak peraturan, ya.” ucap Vera. Nantinya si kecil malah tidak berani untuk melakukan apapun dan tidak bersenang-senang. Tetap minta ia untuk menikmati acara bermain bersama teman-temannya, dan menjadi teman yang baik tanpa merusak barang di rumah temannya. (foto: 123rf)

Baca juga :
Anak Mulai Tertarik Teman Lawan Jenis
 Aturan Anak Ajak Teman Main ke Rumah


 

 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia