Teman Untuk Anak Berkebutuhan Khusus


Pembentukan kelompok pertemanan sebagai wadah untuk mengasah kemampuan sosial dibutuhkan oleh setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Sebagian orang tua dengan ABK terkadang tanpa sadar menarik anak mereka dari pergaulan dengan berbagai alasan, termasuk kurang percaya diri bahwa anak mereka mampu berinteraksi dengan baik. Padahal, dengan mulai maraknya sekolah inklusif, banyak orang tua yang anaknya tidak berkebutuhan khusus menyadari bahwa berinteraksi dengan ABK juga memberi nilai tambah bagi anak mereka.

Menurut Lita Lunanta, M.Psi, Psi, orang tua dengan anak berkebutuhan khusus dapat mencoba beberapa tip berikut ini:
1. Mengatur setting playdate atau area bermainnya. Pertimbangkan adanya fasilitas agar terjadi parallel play, permainan yang disenangi anak atau menu kegiatan yang lebih beragam.
2. Pertimbangkan lokasi playdate yang simpel dan memudahkan anak untuk beradaptasi. Tidak terlalu riuh atau membahayakan anak.
3. Batasi jumlah anggota geng untuk mempermudah interaksi sosial.
4. Jangan memaksakan interaksi sosial pada anak. Beri mereka waktu untuk beradaptasi dengan teman-temannya, tidak perlu mengkritisi jika anak cenderung pasif. Namun, beri pujian pada tindakan positif yang mereka lakukan, sekecil apa pun.

Baca juga : Membesarkan Anak Berkebutuhan Khusus

 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia