Tips Memotret Anak Agar Foto Tampil Menarik di Instagram


Apakah Anda gemar mengabadikan ekspresi anak dalam foto di Instagram? Jika ya, tentu Anda ingin hasil foto yang terlihat bagus dan menarik. Meski bukan fotografer profesional dan tidak menggunakan kamera canggih, Anda tetap bisa kok menghasilkan gambar yang menarik untuk dipamerkan di media sosial.

Untuk membuat hasil foto keren, Anda perlu memerhatikan empat unsur fotografi:  

- pencahayaan (lighting), pastikan mendapat cahaya terang atau disesuaikan dengan efek yang ingin Anda hasilkan. Lighting terbaik untuk foto di luar ruangan adalah sinar matahari. Sedangkan di dalam ruangan, pastikan cahaya dari lampu sudah memadai. Tandanya, foto yang Anda tangkap tidak terdapat noise (bintik-bintik)

- sudut pemotretan (angle) penting untuk menentukan hasil foto terlihat baik, semakin sering berlatih, semakin mahir Anda menentukan angle.
 
- komposisi merupakan dasar bagi menentukan tata letak obyek dalam foto. Rumus yang dapat Anda jadikan pakem, bagi layar menjadi the rule of third, dimana Anda membagi frame menjadi 9 kotak kecil atau 3 bagian utama. Setelah itu Anda bebas menempatkan obyek utama dan pendukung foto dari pembagian itu. Namun, yang perlu diingat, fotografi bukanlah matematika yang kaku. Anda bebas berkreasi sesuai selera dan imajinasi.
 
- momen bisa dikatakan sebagai penentu utama dalam karya foto. Itulah sebabnya sebagian orang rela mengeluarkan biaya lebih untuk membayar jasa fotografer profesional demi mengabadikan momen dalam karya foto yang baik.  

Baca juga : 5 Prinsip Cerdas Anak Gunakan Media Sosial 

Selain empat unsur tersebut, ada teknik sederhana memotret anak supaya hasil foto Anda terlihat baik, sebagaimana dikutip dari www.foto.co.id : 
1. Fokus pada mata
Mata bukan satu-satunya bagian penting dalam foto, tetapi mata adalah elemen paling tajam dan penuh daya tarik yang ada pada wajah. Memilih titik fokus pada mata anak, juga dapat menggambarkan jiwa anak yang masih murni.
 
2. Pilih latar belakang (background) polos
Latar belakang polos dengan warna-warna netral dan pola sederhana memudahkan Anda menetapkan posisi foto ideal. Anak-anak sering memakai pakaian full colour dan motif ramai, sehingga background polos dapat menghasilkan foto dengan komposisi seimbang. Jangan lupa menghilangkan subyek tak perlu yang dapat menganggu visualisasi foto.
 
3. Tempatkan kamera sejajar dengan mata anak
Tubuh anak lebih kecil dari orang dewasa, sehingga Anda perlu membungkuk atau berjongkok untuk memotret mereka. Menempatkan kamera sejajar dengan mata anak jika menginginkan tubuh mereka terlihat proporsional, artinya ukuran kepala tidak lebih besar dari tubuh anak.
  
4. Tak perlu memaksa tersenyum
Memaksa anak tersenyum ke kamera biasanya justru menghasilkan senyum kaku. Anda perlu jeli memancing mood anak ketika akan dipotret. Jika Anda mendapat senyum natural itu akan lebih baik, jika tidak style foto yang baik tidak selalu harus tersenyum kan?
 
5. Cahaya alami dari sinar matahari
Cahaya dari flash kamera tidak selalu menghasilkan foto yang baik. Anda perlu keluar ruangan untuk mendapatkan lighting terbaik, terutama pada pagi dan sore hari.  (Alika Rukhan)