Anak Suka Menggigit

Menggigit adalah salah satu ‘kebiasaan’ yang biasa dilakukan anak. Apa yang perlu dilakukan bila anak suka menggigit?

- Pandang mata anak dan katakan dengan suara tegas, “Tidak. Kita tidak menggigit!” Anak usia 1-2 tahun memang senang menggigit karena giginya akan tumbuh, Jadi, ia menggigit secara perlahan, namun cukup kuat. Nah, anak yang lebih besar umumnya menggigit karena merasa frustasi atau marah, sehingga memerlukan tindakan lebih lanjut.

- Segera pisahkan anak sebentar agar ia lebih tenang. Bagi kebanyakan batita, bahkan jeda selama 30 detik pun sudah terasa begitu lama.

- Begitu sudah lebih tenang, minta dia untuk meminta maaf pada anak yang digigitnya. Belum mau ngomong juga? Tepukan yang lembut bisa membantu. Tujuan utamanya adalah memperkenalkan rasa empati, kata David Schonfeld, M.D., director of developmental pediatrics pada Cincinnati Children's Hospital.

- Bila anak masih saja terus menggigit, pujilah saat ia tidak melakukannya pada kondisi yang sama. Anda bisa mengatakan, "Dylan, Mama sangat bangga sama kamu sebab meminta Samantha untuk berbagi mainan secara baik-baik.” Kalau kebiasaan ini terus berlanjut setelah ia berumur di atas 2 tahun atau setelah beberapa minggu Anda memintanya untuk tidak menggigit, berkonsultasilah pada dokter anak Anda.

 





Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia