Gigi Anak Bersih dan Sehat


Bukan hanya untuk mengunyah makanan, gigi juga besar manfaatnya dalam proses komunikasi (tanpa gigi, kita akan kesulitan melafalkan kata kata secara benar).

Cara membersihkan:
Ritual membersihkan gigi dan mulut sudah bisa dimulai bahkan sejak gigi anak belum tumbuh, yaitu dengan cara menyekanya menggunakan kain kasa. Begitu gigi mulai muncul, ajari anak membersihkannya dengan sikat gigi sesuai tahapan pertumbuhannya. Hindari camilan berkadar gula tinggi karena berisiko menimbulkan karies gigi (gigi berlubang).

Ayo, latihan!
Kebiasaan menyikat gigi setelah sarapan dan sebelum tidur sudah bisa dilakukan sejak usia batita. Awalnya, anak masih memerlukan bantuan untuk menyikat giginya hingga bersih. Seiring banyaknya ‘jam terbang’, lama-kelamaan Anda hanya perlu mengawasi dan mengingatkan anak untuk menyikat giginya. Gunakan pasta gigi khusus anak-anak sedikit saja (kira-kira seukuran biji kacang hijau) dan, jika perlu, hentikan penggunaan pasta gigi untuk sementara jika anak memperlakukannya sebagai camilan.

Jangan lupa, bersihkan sikat gigi setelah digunakan dan gantilah sikat gigi minimal setiap 3 bulan atau ketika sikat sudah mulai rusak (bulu mulai mengembang, rontok, dan ketinggian bulu tidak sama) untuk menghindari luka pada gusi.

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia