Alasan Anak dengan Autisme Harus Olahraga


Olahraga atau aktivitas fi sik memang punya segudang manfaat bagi perkembangan anak, mulai dari menambah kekuatan otot dan tulang, kesehatan jantung dan peredaran darah, mengontrol berat badan, hingga meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan belajar dan berlatih, meningkatkan kesehatan mental psikologis, dan membantu mengurangi stres.

Dan, ternyata, anak-anak dengan autisme – yang umumnya memiliki kesulitan dalam berkomunikasi dan bersosialisasi, serta kadang gangguan pada koordinasi gerak motorik kasar – pun bisa mengambil manfaat yang sama dari olahraga. Bahkan, dr. Ika Widyawati, Sp. KJ(K), dokter spesialis kesehatan jiwa dan konsultan psikiatri anak dan remaja di RS Pondok Indah, merekomendasikan anak dengan autisme untuk aktif berolahraga. Namun, olahraga atau aktivitas fisik apa saja yang sebaiknya dilakukan anak dengan autisme?

Berenang itu nomor satu buat anak dengan autisme,” katanya. Selain itu, aktivitas luar ruang lain yang dilakukan secara individual, seperti berkuda, hiking, lari, bowling, bersepeda, dan bela diri, pun baik dilakukan oleh anak dengan autisme.

Olahraga dalam bentuk tim, misalnya tenis atau sepak bola, juga dianjurkan. “Aturan permainan berkelompok memang akan sulit diajarkan, tetapi bukan berarti tidak boleh bagi anak dengan autisme,” ujarnya.


 

 





Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia