Anak Berkeringat Banyak, Normalkah?

Berkeringat merupakan mekanisme tubuh untuk mengatur suhu tubuh. Keringat itu sendiri diproduksi oleh kelenjar keringat yang ada dalam tubuh. Jadi, si kecil berkeringat adalah hal normal.

Yang perlu Mama tahu, keluarnya keringat bisa dipengaruhi genetik. Ada orang yang memang produksi keringatnya sangat banyak, namun ada pula yang produksinya biasa-biasa saja. Selain itu, produksi keringat bisa pula dipicu oleh banyak hal, seperti stres, sedang mengalami penyakit infeksi dan demam, cuaca yang panas, serta udara yang lembab.

Bila anak Anda sehat, aktif, berat dan panjang badannya naik secara proporsional, dan perkembangannya cukup, seharusnya kondisi tubuhnya termasuk normal dan tidak ada yang perlu Anda khawatirkan.

Jadi? Anda tidak perlu ke dokter khusus. Seiring dengan bertambahnya usia, masalah berkeringat banyak ini akan mereda pada sebagian anak. Meski begitu, ada juga sebagian kecil anak yang tetap banyak berkeringat setelah dewasa.

Yang pasti, kondisi ini tidak akan mempengaruhi kualitas hidup si kecil di masa mendatang. Sebaiknya, Anda selalu menjaga agar pori-porinya tidak tertutup (misalnya, jangan menggunakan bedak) serta keringat harus sering-sering diseka (agar cepat kering). Catatan: Pori-pori yang tertutup akan memicu biang keringat alias heat rash.

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

Anak Berkeringat Banyak, Normalkah?

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia