Atasi Batuk Tanpa Obat


Batuk sebenarnya merupakan refleks tubuh yang bersifat protektif, yang bertujuan mencegah masuknya benda asing (termasuk virus, bakteri, jamur, debu, makanan, kotoran, dan sebagainya) ke saluran napas. Saat terjadi infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), produksi lendir di saluran napas menjadi berlebih dan kental. Kondisi ini menyebabkan timbulnya refleks batuk pada anak untuk mengeluarkan lendir tersebut.

Pemberian obat batuk bertujuan menghambat refleks batuk. Padahal, dengan tak adanya refleks batuk ini, maka hilang jugalah mekanisme utama pengeluaran lendir dari saluran napas. Yang terjadi kemudian adalah lendir di saluran napas menjadi semakin menumpuk dan justru akan memperberat gejalanya, bahkan dapat menyebabkan sesak napas pada anak yang menderita asma.

Terapi batuk yang utama adalah memberi anak cairan yang cukup, seperti minum air putih, dan pada anak yang menderita asma sebaiknya diberi juga obat anti-asma. Jangan lupa, asupan nutrisi yang optimal juga diperlukan untuk membantu penyembuhan sakitnya.

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia