Kebiasaan Anak Mengisap Jari

Di usia 1 atau 2 tahun, anak terlihat lucu ketika menghisap jarinya. Kini, saatnya untuk memisahkan si prasekolah Anda dengan kebiasaannya ini. Ya, kebiasaan ini bisa menghambat keterampilan bicaranya akibat posisi gigi dan lidah yang salah.

“Sebenarnya, kebanyakan anak yang menghisap jari ingin berhenti melakukannya, namun tidak tahu bagaimana caranya,” kata Shari Green, terapis di Chicago.
Ada tanda-tandanya, kok, seperti ia menduduki tangannya atau memilih menyibukkan dirinya dengan berolahraga atau bermain dengan temannya. “Banyak anak yang tahu bahwa mereka tidak seharusnya menghisap jarinya. Tapi, begitu merasa sedih, mereka menggunakan jari untuk menenangkan dirinya. Akibatnya, mereka merasa semakin bersalah,” katanya.

Berikut ini beberapa cara untuk menghilangkan kebiasaan ini:

Biarkan jarinya tetap sibuk. Begitu melihat jari tersebut akan masuk ke mulut anak, segera lakukan sesuatu. Misalnya, mengajaknya bertepuk tangan atau memberinya mainan.

Tawarkan penggantinya. Katakan padanya, “Begitu kamu ingin menghisap jari kamu, coba dipencet-pencet saja atau bermain sembunyikan jari. Caranya? Tutup jari tersebut dengan kasa, lalu alihkan perhatiannya.

Kenali penyebabnya. Perhatikan situasi seperti apa yang membuatnya menghisap jari. Misalnya, capek, bosan, atau merasa stres. Dari sini, segera cari solusinya.

Beri penjelasan. Di depan kaca, berikan senyum lebar dan dorong keluar gigi bagian atas Anda dengan jempol sambil mengatakan, “Gigi kamu bisa kayak kelinci kalau jempol terus mendorong gigi bagian atas kamu. Tapi, kalau kamu tidak sering menghisap jempol dan bisa menahan untuk tidak melakukannya, pasti gigi kamu bagus dan senyuman kamu benar-benar indah.”

Jaga jarinya bebas sepanjang malam. Ternyata, kasus tergigit jari terberat terjadi jika anak menghisap jarinya terlalu keras di malam hari. Jadi, minta dia untuk tidak tidur sambil menghisap jarinya, sebab hal ini cenderung membuatnya menghisap jarinya saat bangun paginya. Cara lain adalah berikan boneka yang besar untuk dipeluknya, tidurkan dia dengan buku atau mainan di tangan, atau buat ritual baru untuk tidur (menyanyikannya atau memasang musik). Lama kelamaan ia melupakan kebiasaannya.

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia