5 Cara Membesarkan Anak Pantang Menyerah

Izha (1,5) memperoleh hadiah sebuah puzzle bergambar Pooh yang dibelikan Papa sepulang dari tugas keluar kota. Ia senang sekali, dan seolah tiada bosan-bosannya bermain dengan mainan tersebut. Setiap kali mengutak-atik puzzle itu, sebelum tersusun dan menampilkan wajah Pooh dan teman-temannya,
Piglet dan Tiger, tak jarang ia terlihat seolah menemukan jalan buntu. Rasa kesal dan frustrasi jelas-jelas terlihat di wajahnya.

Kalau sudah begini, biasanya ia akan meninggalkan mainan itu terserak begitu saja, lalu bermain dengan teddy bear-nya. Tapi, tak sampai lima menit, ia sudah kembali lagi mengutak-atik puzzle-nya. Wah, ia benar-benar pantang menyerah.

Memiliki anak yang gigih dan pantang menyerah memang membanggakan, Ma. Beberapa anak seolah terlahir dengan kegigihan ini, tetapi ada pula anak yang terlalu mudah menyerah. Menghadapi mainan yang ‘sulit’, anak yang mudah putus asa mungkin akan kesal dan memilih tidak lagi menyentuhnya,
atau bahkan justru merusak dan membuangnya. Ada lagi yang lalu menangis, atau berteriak memanggil pengasuh atau siapapun yang bisa ia andalkan untuk membantu dan terima beres tanpa mau bersusah payah.

Agar anak tidak telanjur masuk dalam kategori anak yang mudah menyerah, coba lakukan upaya berikut:

- Jangan buru-buru memberi bantuan. Ada hal-hal yang membutuhkan reaksi cepat untuk turun tangan membantu, ada pula yang sebetulnya anak seharusnya dibiarkan mengatasi masalahnya sendiri.

- Perhatikan apa yang dilakukan anak. Bila terlalu sulit, tentu saja anak tidak akan mampu. Alihkan pada kegiatan lain sambil memberi pengertian bahwa ia akan mampu melakukannya setelah lebih besar. Jangan sampai ia putus asa atau tidak percaya diri karena terlalu sering gagal.

- Ciptakan lingkungan yang mendukung dengan memberi kebebasan pada anak untuk mengembangkan minat dan bakat.

- Berikan apresiasi ketika ia berhasil melakukan sesuatu dengan baik.

- Jangan lupa, limpahi anak dengan kasih sayang dan perhatian tanpa memanjakan. Ini akan membuat anak merasa aman dan tidak ragu untuk terus mengeksplorasi dunia di sekelilingnya, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi rintangan dan tantangan.

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

5 Cara Membesarkan Anak Pantang Menyerah